Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Hamas Tangkap Banyak Perwira Senior Militer Israel, Akan Dijadikan Bahan Negosiasi

Kelompok militan Palestina, Hamas menangkap banyak tentara Israel dalam serangan besar-besaran sejak Sabtu (7/10/2023).

Editor: m nur huda
Nedal Eshtayah - Anadolu Agency
Ilustrasi Tentara Israel pada 28 Juni 2019 di desa Qafr Qaddum di Nablus, Tepi Barat. 

srael pun lantas mengerahkan pasukan cadangannya dan lusinan jet tempur ke Gaza melakukan serangan balasan.

Iron Dome Israel berupaya membendung tembakan roket Hamas (AFP/MOHAMMED ABED)
Netanyahu pun mengadakan pertemuan kabinet di Tel Aviv menyikapi serangan Hamas.

Dia menyatakan tiga tujuan setelah menyatakan negaranya sedang berperang.

“Tujuan pertama kami adalah untuk membersihkan kekuatan musuh yang menyusup ke wilayah kami dan memulihkan keamanan dan ketenangan masyarakat yang telah diserang."

“Tujuan kedua, pada saat yang sama, adalah untuk menuntut dampak yang sangat besar dari musuh, juga di Jalur Gaza. Tujuan ketiga adalah untuk memperkuat front lain sehingga tidak ada orang yang secara keliru ikut serta dalam perang ini.”

Juru bicara militer Israel Richard Hecht mengatakan pihaknya sudah mengerahkan pesawat-pesawat tempur Israel dan menyerang lokasi-lokasi di Gaza.

Serangan militer tersebut disebut 'Operasi Pedang Besi'

Tentara Israel saat ini terlibat dalam pertempuran darat di beberapa lokasi di sekitar daerah kantong Palestina yang terkepung.

“Saat ini kami sedang bertarung. Kami bertempur di lokasi tertentu di sekitar Jalur Gaza. Pasukan kami kini bertempur di lapangan,” katanya.

Hamas Ungkap Alasan Serang Israel Besar-besaran

Hamas, kelompok militan Palestina mengungkap alasan melakukan serangan besar-besaran ke Israel pada Sabtu (7/10/2023) pagi.

Serangan dilakukan dengan meluncurkan ribuan roket, serangan infiltrasi darat dan udara.

Jumlah korban tewas akibat serangan Hamas disebutkan melonjak menjadi sedikitnya 250 orang dan ratusan lainnya luka-luka.

Juru bicara Militer Israel, Jonathan Conricus, telah memberikan sebuah briefing pada Minggu (8/10/2023) pagi, ketika pertempuran terus berlanjut di bagian selatan negara itu semalam.

Sementara itu Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bereaksi keras usai Hamas menghujani wilayahnya dengan rentetan tembakan roket dan senjata di 22 lokasi di luar Jalur Gaza. Ia mengatakan, Israel akan meladeni serangan Hamas dan menyebutnya sebagai perang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved