Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Hizbullah Ikut Bombardir Israel Melalui Lebanon dengan Roket dan Artileri 

Di tengah serangan besar-besaran kelompok militan Palestina, Hamas ke Israel, kini kelompok Hizbullah turut serta melakukan serangan terhadap Negara Y

Editor: m nur huda
AFP/MAHMUD HAMS
Asap membubung di atas gedung-gedung Kota Gaza pada Sabtu (7/10/2023), saat serangan udara Israel menghantam gedung Palestine Tower. Sedikitnya 70 orang dilaporkan tewas di Israel, sedangkan otoritas Gaza merilis jumlah korban tewas sebanyak 198 orang. 

TRIBUNJATENG.COM - Di tengah serangan besar-besaran kelompok militan Palestina, Hamas ke Israel, kini kelompok Hizbullah turut serta melakukan serangan terhadap Negara Yahudi tersebut.

Hizbullah melakukan kontak tembak dengan militer Israel di Lebanon.

Hal itu membuat kemungkinan konflik regional yang lebih luas pada hari Minggu.

Baca juga: Pertama Kali sejak 1973, Israel Resmi Deklarasikan Perang Melawan Hamas

Baca juga: Respon Hamas yang Lancarkan Operasi Badai Al Aqsa, Israel Putus Pasokan Listrik, Wilayah Gaza Gelap

Baca juga: Hamas Lancarkan Operasi Badai Al Aqsa, Israel Respon dengan Operasi Pedang Besi, Korban Ratusan Jiwa

Baca juga: Komandan Brigade Israel Letkol Yonathan Tewas saat Baku Tembak dengan Pejuang Hamas

Dikutip Al Jazeera, kini negara zionis tersebut menghadapi dua kelompok pejuang Islam.

Sehari setelah serangan mendadak yang belum pernah terjadi sebelumnya di Israel selatan oleh Hamas yang menewaskan sedikitnya 250 warga Israel.

Lebih dari 300 warga Palestina tewas dalam pemboman Israel di daerah kantong Gaza yang terkepung setelah serangan besar-besaran Hamas yang mengejutkan Israel.

Daerah kantong Palestina secara efektif berada di bawah blokade darat, laut dan udara Israel sejak tahun 2007.

Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya menyerukan agar blokade diakhiri dan mengorganisir protes di pagar yang memisahkan wilayah tersebut dari Israel.

Hizbullah, kelompok bersenjata kuat yang didukung oleh Iran, mengatakan mereka telah meluncurkan roket dan artileri berpemandu ke tiga pos di Shebaa Farms “sebagai solidaritas” dengan rakyat Palestina.

Peternakan Shebaa, yang diklaim oleh Lebanon, direbut oleh Israel dalam Perang Enam Hari tahun 1967.

“Dalam perjalanan untuk membebaskan sisa tanah Lebanon yang kami duduki dan dalam solidaritas dengan perlawanan Palestina yang menang dan rakyat Palestina yang teguh, kelompok komandan syahid Haji Imad Moghniyeh di Perlawanan Islam melakukan serangan pada hari Minggu ini, 8 Oktober menargetkan 3 lokasi pendudukan Zionis di wilayah Peternakan Shebaa Lebanon yang diduduki,” kata Hizbullah dalam sebuah pernyataan.

Militer Israel mengatakan pada hari Minggu bahwa pihaknya menembakkan artileri ke wilayah Lebanon dari mana tembakan mortir lintas batas diluncurkan.

Militer Israel mengatakan salah satu drone miliknya menyerang pos Hizbullah di kawasan Har Dov, sebuah kawasan di Shebaa Farms.

Israel mengatakan pasukannya “sekarang menyerang dengan tembakan artileri ke wilayah di Lebanon tempat penembakan dilakukan beberapa menit lalu ke wilayah Israel”.

Pasukan Israel mengatakan mereka “siap menghadapi semua skenario, dan akan terus melindungi keamanan penduduk Negara Israel”.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved