Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Ekonomi Bisnis

Kata Mitra Gojek Manfaatkan Layanan Hemat: Ini Solusi Terjangkau Tanpa Mengharap Promo

Ini merupakan inovasi terbaru Gojek agar lebih banyak masyarakat memenuhi kebutuhan hariannya, lebih hemat setiap saat, tanpa tergantung promo.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
GOJEK
Suasana acara Ngobrol Bareng Mitra Gojek di Kota Semarang, Kamis (12/10/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gojek meluncurkan layanan Hemat.

Layanan ini merupakan inovasi terbaru Gojek agar lebih banyak masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hariannya dengan lebih hemat setiap saat, tanpa tergantung promo dan diskon.

Area Head Gojek Semarang, Nur Andriansyah mengatakan, layanan Hemat merupakan produk inovasi Gojek agar dapat semakin diminati konsumen di Semarang.

Inovasi ini lahir dari pemahaman kebutuhan masyarakat yang menginginkan pilihan layanan yang lebih ekonomis. 

Baca juga: Gojek Luncurkan GoCampus Ambassador, Solusi Hemat untuk Mahasiswa dan Jadi Cakap Teknologi Digital

Baca juga: Gojek Gandeng Gramedia Academy Luluskan Ribuan Anak Mitra Driver, Kursus Bahasa Inggris Komprehensif

"Ini merupakan strategi Gojek untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, sekaligus meningkatkan peluang pendapatan mitra," ungkapnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (12/10/2023). 

Secara bisnis, lanjut Andriansyah, solusi Hemat dipercaya bisa memperluas pangsa pasar Gojek di Indonesia berkat layanan dengan harga yang lebih terjangkau.

Dari inovasi Hemat Gojek tersebut, pengguna bisa memanfaatkan GoFood Mode Hemat. 

Setelah mempelopori layanan hemat di layanan pesan antar makanan di Indonesia, kini GoFood menjadi satu-satunya layanan pesan antar makanan di Indonesia yang memberikan jaminan ongkir murah senilai Rp 3.000 untuk pesanan dari resto terdekat, tanpa tergantung diskon dan promo.

Sementara, untuk bepergian dengan harga lebih murah, pengguna kini bisa memanfaatkan layanan GoCar Hemat.

Layanan ini menawarkan opsi berpergian menggunakan armada kendaraan yang lebih ekonomis, untuk jarak perjalanan maksimal 10 kilometer.

"Di Indonesia, kami melihat tren yang positif dimana dibandingkan 2022."

"Saat ini penggunaan untuk GoFood Mode Hemat meningkat hampir 35 kali lipat," bebernya. 

Dia berharap, hadirnya layanan yang lebih hemat dan terjangkau dapat memperkuat ekosistem Gojek

Mitra GoCar Hemat, Arta Heryudana menceritakan, layanan Hemat bukanlah promo, melainkan strategi agar layanan Gojek dapat dimanfaatkan dengan lebih terjangkau oleh semakin banyak pelanggan.

Baca juga: Nasib Driver Taksi Online yang Mengunci Penumpangnya dari Dalam, Gojek Lakukan Investigasi

Baca juga: Sukses Ciptakan Rasa Aman dalam Ekosistem, Tiga langkah ini yang dilakukan Gojek

Pemilik kedai Kopi Maju 57, Mirza Firdaus pun turut merasakan adanya perubahan pola belanja dari pelanggannya pasca pandemi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved