Berita Kabupaten Semarang
Penampakan Prototipe Mobil Listrik Jeep Buatan Murid SMKN 1 Tengaran, Sejam Bisa Tempuh 70 Km
Pelajar dari Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK N 1 Tengaran, Kabupaten Semarang berhasil membuat prototipe mobil listrik ramah lingkungan.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pelajar dari Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK N 1 Tengaran, Kabupaten Semarang berhasil membuat prototipe mobil listrik ramah lingkungan.
Mobil listrik tersebut dipamerkan saat acara ekspo karya siswa dan bursa kerja atau jobfair di komplek sekolahan tersebut pada Rabu (18/10/2023).
Model mobil listrik tersebut mirip dengan Jeep terbuka, namun dengan ukuran yang relatif lebih kecil dan berkapasitas empat orang.
Bagian depan mobil berwarna doff tersebut juga dipasang bendera Merah Putih.
Tampak juga tulisan Prototype Mobil Listrik TKR SMKN 1 Tengaran pada bagian kaca depan.
Berdasarkan penuturan Kepala SMKN 1 Tengaran, Farida Fahmalatif, prototipe mobil listrik itu dinamakan XSATA EV Estima.
Baca juga: Dosen Teknik Elektro USM Berikan Pelatihan Pemanfaatan Automatic Transfer Switch di SMKN 1 Tengaran
Baca juga: Gaikindo Dorong Kehadiran Mobil-Mobil Listrik Murah
Baca juga: Jalur Semarang-Solo Kini Punya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Ungaran
Mobil itu dirancang dari kerjasama SMKN 1 Tengaran dengan PT Estima sebagai media pembelajaran siswa.
Dia menambahkan, perakitan komponen dan body kendaraan dilakukan di lingkungan sekolah yang dia pimpin dengan melibatkan siswa.
Farida menjelaskan secara rinci bahwa mobil itu memiliki spesifikasi daya 15 ribu watt, input 144 direct current (dc) volt, daya jelajah 60 km, serta penggerak motor ac 60 volt/ac.
"Kecepatan maksimalnya bisa mencapai 60 sampai 70 kilometer per jam," kata dia.
Sementara itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha juga sempat mencoba mengendarai mobil listrik tersebut bersama pejabat-pejabat lain.
Dia mencoba menyetir maju dan mundur di lokasi bursa kerja itu.
Bupati Ngesti mengaku terpukau hingga tertarik menjajal kendaraan itu.
Dia mengapresiasi dan merasa bangga atas kreasi para pelajar yang telah berupaya membuat inovasi di bidang otomotif.
"Kreasi dan inovasi para siswa harus didukung agar semakin maju.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Semarang-Ngesti.jpg)