Dongeng Anak
Dongeng Anak Sebelum Tidur, Kisah Lili, Kue dan Desa Raksasa
Lili sedang berjalan-jalan. Tak terasa, dia berjalan sampai jauh keluar dari desanya.
Penulis: Alifia | Editor: galih permadi
Lill bersikukuh. “Tidak apa-apa, Bu. Lihat para raksasa itu, mereka kuat dan sehat.” Lili pun mulai memasak.
Sekarang, kue ungu itu sudah matang.
Lill senang sekali.
Saat dia hendak memasukkan kue ke mulutnya, Ibu mencegahnya lagi.
“Lili, sudahlah. Mengapa, sih, kamu ingin jadi raksasa? Ibu takut terjadi apa-apa padamu,”
Namun, Lili acuh. Dia mulai menyantap kue-kuenya.
Dalam sekejap, Lili merasa tubuhnya begitu bugar.
“Badanku terasa segar. Hmm, tapi aku, kok, belum besar juga ya?”
Usai berkata demikian, tiba-tiba terjadi keanehan, tubuh Lili pelan-pelan mulai membesar.
Dia jadi besar … besar … dan besar! Kepalanya menyundul langit- langit rumah dan semua pun jadi berantakan.
Ibu Lili berteriak cemas, tapi Lili malah tertawa senang.
Dia berjalan berkeliling desa.
Bum … bum … suara Iangkah kaki Lili berdebum.
Semua yang dilewatinya jadi rusak.
Ketua desa marah sekali. Dia berteriak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-dongeng-sebelum-tidur.jpg)