Kriminal Hari Ini
Nasib Pria Mabok Tampar dan Pukul Bocah Penjual Kacang di Pasar Sentral Makale, Polisi Katakan Ini
Bukannya diberi harga kacang hasil jualan miliknya, melainkan R menerima tamparan dan pukulan di bagian kepala hingga mengalami luka memar.
TRIBUNJATENG.COM, TANA TORAJA – Mengaku terpengaruh miras, seorang pria warga Tondo Mamullu, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja ini menampar seorang bocah penjual kacang.
Itu terjadi di wilayah Pasar Sentral Makale.
Saat korban R, pelajar 11 tahun ini sedang berjualan, tiba-tiba pria berinisial YS ini datang dan mengambil barang datangan si bocah.
Entah mengapa, tiba-tiba pria itu menampar dan memukul kepala R seusai disuruh membeli rokok.
Pelaku pun pergi begitu saja tanpa membayar, bahkan turut juga membuang kacang barang dagangan bocah tersebut.
Baca juga: Viral Pria Tampar Nenek di Grobogan, Korban Sempat Balas Meludah Pelaku, Ini Persoalan Parkir Mobil
Baca juga: Kata Dokter Makmur Penampar Balita di Makassar: Ini Kasus Sangat Kecil Tapi Luar Biasa Eksposenya
YS (45) warga Tondon Mamullu, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan ditangkap Unit Resmob Polres Tana Toraja setelah menganiaya R (11), pelajar SD yang sedang menjajakan jualannya di Pasar Sentral Makale.
Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Sayid Ahmad mengatakan, kejadian berawal saat korban R sedang menjajakan jualannya.
Tiba-tiba datang YS menghampiri dan mengambil sebungkus kacang milik R.
Saat sang anak meminta bayaran kacang yang dia jajakan, pelaku YS justru menyuruh untuk membeli rokok.
“Setelah R kembali, bukannya diberi harga kacang hasil jualan miliknya, melainkan R menerima tamparan dan pukulan di bagian kepala hingga mengalami luka memar."
"Kacang yang dia jajakan dilempar oleh YS, lalu kemudian pergi,” kata AKP Sayid Ahmad seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (20/10/2023).
Baca juga: Kok Bapak Nampar Saya! Siswa SMK Adu Mulut dengan Gurunya, Dituduh Gedor Pintu Saat Pembelajaran
Baca juga: Viral Bule Tampar Polisi saat Diberhentikan karena Langgar Lalu Lintas di Bali
Menurut AKP Sayid Ahmad, keluarga R tidak menerima penganiayaan tersebut lalu melapor di SPKT Mapolres Tana Toraja.
“Dengan adanya laporan keluarga korban, kami melakukan penyidikan dan penyelidikan."
"Kami terduga pelaku YS di Pasar Sentral Makale saat sedang duduk di salah satu warung,” ucap AKP Sayid Ahmad.
Pelaku YS kemudian dibawa ke Mako Polres Tana Toraja untuk menjalani serangkaian proses hukum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-borgol-penangkapan.jpg)