Dongeng Sebelum Tidur: Cerita Fabel Tentang Raja Burung Parkit dan Pemburu
Inilah dongeng fabel yang meceritakan seekor raja burung parkit cocok dibaca untuk anak sebelum tidur.
Penulis: non | Editor: galih permadi
Dongeng Sebelum Tidur: Cerita Fabel Tentang Raja Burung Parkit dan Pemburu
TRIBUNJATENG.COM - Inilah dongeng fabel yang meceritakan seekor raja burung parkit cocok dibaca untuk anak sebelum tidur.
Dahulu kala, ada sekelompok burung parkit di hutan.
Kelompok parkit dipimpin oleh seorang raja.
Suatu hari, kehidupan damai mereka terancam oleh seorang pemburu yang berencana untuk menangkap dan menjualnya di pasar.
Pemburu menempelkan lem di sekitar sarang parkit untuk menjebaknya.
Beberapa burung parkit dan raja parkit terjebak pada lem yang telah dipasang pemburu sebelumnya.
Mereka telah mencoba melepaskan diri dari jebakan tersebut, tetapi usaha mereka tidak membuahkan hasil.
Semuanya menangis minta tolong, kecuali raja mereka.
“Jangan panik teman-teman! Lem ini dipasang oleh pemburu.
Dia ingin menangkap kita hidup-hidup. Jika kita mati, dia tidak akan membawa kita bersamanya.
Saya menyarankan kita semua berpura-pura mati ketika dia datang untuk mengambil kita besok.
Saat pemburu melepaskan kita dari perangkap ini, dia akan memeriksa apakah kita masih hidup atau tidak.
Jika dia mengira kita sudah mati, dia akan meninggalkan kita di sini.
Mohon tunggu hitungan saya sampai seratus, lalu kita akan terbang bersama, ” kata raja parkit dengan tenang.
tribunjateng.com
dongeng sebelum tidur
dongeng pengantar tidur
dongeng bahasa indonesia
Dongeng pendek
dongeng fabel
HEBOH Irianto Anggota Pansus Hak Angket DPRD Pati Tolak Dikalungi Obat Masuk Angin: Ada yang Bocor |
![]() |
---|
Kisah Pelarian RS dalam Kasus Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Rumah di Nyatnyono Semarang Jadi Saksi |
![]() |
---|
Syarat Lengkap dan Tata Cara Pengajuan KUR BRI 2025, Bisa Diajukan Online Pakai Aplikasi BRImo |
![]() |
---|
Dahlan Dahi, CEO Tribun Network Raih Penghargaan MTA 2025 Kategori Tokoh Media Berpengaruh |
![]() |
---|
Harga Beras Medium di Semarang Tembus Rp15 Ribu per Kilogram, Ini Penyebabnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.