Berita Pekalongan
19 Kecamatan di Kabupaten Pekalongan Rawan Angin Kencang
BPBD Kabupaten Pekalongan sudah melakukan pemerataan daerah yang rawan bencana alam baik angin kencang, banjir, dan longsor.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Dalam rangka mengantisipasi datangnya musim penghujan, atau musim pancaroba.
BPBD Kabupaten Pekalongan sudah melakukan pemerataan daerah yang rawan bencana alam baik angin kencang, banjir, dan longsor.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Pelaksa BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo kepada Tribunjateng.com, Senin (13/11/2023).
"Biasanya kalau pergantian antara musim kemarau ke musim penghujan atau pancaroba, dalam pancaroba tersebut biasanya bencana yang terjadi itu adalah angin kencang."
"Sehingga kami dari BPBD Kabupaten Pekalongan, sudah menyiapkan yang jelas segala personel, peralatan yang kami miliki untuk mengantisipasi bencana tersebut," kata Kepala Pelaksa BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo.
Menurutnya sesuai prediksi dari intensitas hujan turun itu sekitar bulan Desember 2023 dsn puncak musim penghujan tahun 2024 itu adalah bulan Januari dan Februari.
"Untuk bulan November ini kami informasikan sudah mulai turun hujan tetapi memang intensitasnya masih ringan," ujarnya.
Kemudian, untuk musim pancaroba yang perlu kita waspadai untuk seluruh warga masyarakat Kabupaten Pekalongan tentunya bencananya angin kencang.
Lalu, untuk wilayah yang berpotensi angin kencang itu semua wilayah di Kabupaten Pekalongan.
"Karena bencana angin kencang itu tidak mengenal wilayah, baik pegunungan maupun wilayah utara itu semuanya berpotensi angin kencang," imbuhnya.
Budi mengungkapkan, untuk persiapan yang sudah dilaksanakan tentunya pertama yaitu mempersiapkan peralatan dan personil, kemudian yang berikutnya nanti sebentar lagi akan dilakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti TNI Polri, dan relawan.
"Rabu pada Minggu ini kita insyaallah diundang di ke Provinsi, sehingga nanti hasil-hasil rapat koordinasi di provinsi akan kita sampaikan ke teman-teman instansi terkait sekaligus untuk persiapan antisipasi kita bersama menghadapi musim penghujan yang mungkin terjadi Desember nanti, sesuai perkiraan BMKG," ungkapnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk tetap selalu waspada, apalagi ini menjelang memasuki musim hujan dan terutama di musim pancaroba.
"Kami mohon kepada warga masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk tetap waspada apabila turun hujan, angin kencang, kami mohon jangan melakukan perjalanan di luar dulu. Sebaiknya berteduh, berisitirahat, apalagi yang melewati daerah yang banyak pohon-pohon besar," ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga memohon warga melaksanakan gotong-royong untuk merapikan pohon-pohon di lingkungan masing-masing sehingga apabila nanti sudah mulai turun hujan, mulai ada angin kencang, pohon-pohon yang ada di lingkungan sekitar warga tidak membahayakan.