Berita Regional
Identitas Tengkorak Dicor Dalam Kamar Rumah Warisan di Blitar Diduga Fitriana
Identitas tengkorak dicor di kamar rumah tersebut diduga merupakan penghuni sebelumnya, yakni Fitriana.
TRIBUNJATENG.COM, BLITAR – Penemuan tengkorak dicor di lantai kamar rumah yang terletak di Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, diketahui berjenis kelamin perempuan.
Identitas tengkorak dicor di kamar rumah tersebut diduga merupakan penghuni sebelumnya, yakni Fitriana.
Baca juga: Warga Menduga Tengkorak Dicor Dalam Kamar di Blitar Adalah Istri Pemilik Rumah Sebelumnya
Baca juga: Polisi Amankan 1 Orang Terkait Penemuan Tengkorak Dicor Dalam Kamar di Blitar
Baca juga: Ternyata Tengkorak Dicor Dalam Kamar di Blitar Berjenis Kelamin Perempuan, Ditemukan Perhiasan
Baca juga: Rumah yang Dalamnya Ada Tengkorak Dicor Baru Dibeli Sugeng 2 Bulan dari Adik Ipar
Pasalnya, sebelum penemuan tengkorak dicor dalam kamar rumah tersebut warga curiga dengan gelagat penghuni rumah sebelumnya.
Ketua RT setempat, Sunaryo saat ditemui di rumahnya, Selasa (21/11/2023) malam mengungkapkan, rumah tersebut merupakan warisan yang telah dihuni oleh Suprio Handono bersama istrinya, Fitriana (23).
Fitri yang berasal dari Sulawesi, tinggal di rumah itu sejak menikah dengan Suprio Handono.
Sekitar dua bulan lalu, Handono menjual rumah itu kepada kakaknya, Domiratul Qusnah. Domiratul kemudian merenovasi rumah tersebut.
Penemuan itu terjadi ketika pemilik rumah, Sugeng Riyadi (46), sedang merenovasi rumah yang baru dua bulan lalu dia beli dari adik iparnya sendiri, pria bernama inisial SH.
Rumah tua itu berada di salah satu sudut dusun di Desa Bacem. Dalam proses renovasi, ditemukan satu kamar dengan pintu tergembok.
Setelah pintu dibuka paksa, didapati ada bagian dari lantai kamar dengan cor yang lebih baru dan berbeda dengan permukaan lantai lama.
Pekerja lantas membongkar bagian dari lantai kamar yang mencurigakan itu dan menemukan fakta mengejutkan berupa keberadaan kerangka manusia.
Selain itu, ditemukan juga di lubang bawah lantai sedalam lebih dari satu meter itu perhiasan dan pakaian yang sudah rusak.
“Awalnya dikira pendeman pusaka, keris. Ternyata kerangka manusia,” kata Subagyo, kerabat Sugeng, saat ditemui wartawan di lokasi, Rabu (22/11/2023).
Mendapat laporan masyarakat, polisi segera ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Tim forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri telah memastikan bahwa kerangka manusia itu berasal dari jasad seorang perempuan dengan kisaran usia 22 hingga 25 tahun.
Polisi juga memastikan bahwa jasad perempuan yang tinggal tulang belulang itu sudah terkubur lebih dari satu tahun yang lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Itu-yang-terkubur-di-kamar-rumah-Desa.jpg)