Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Jajan Sadis Wulansari Kian Berseri Berkat Dekengan BRI

Bisnis rumahan berupa produksi makanan ringan yang dirintis Wulansari kini telah berkembang sejak

|
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Rifqi Gozali
Wulansari menata produk jualannya di kediamannya di RT 5 RW 3 Desa Burikan, Kecamatan Kota Kudus, Kamis (16/11/2023). 

Hadirnya BRI bisa dirasakan Wulansari karena tidak sekadar sebagai lembaga keuangan pemberi modal belaka.

Dalam beberapa kesempatan Wulansari dilibatkan BRI saat ada momentum festival UMKM. Dari situ produknya kian dikenal. Bahkan dia juga didampingi dari BRI terkait pembayaran nontunai melalui kode QRIS.

“Lebaran terakhir kemarin saya disarankan dan didampingi BRI untuk menggunakan QRIS untuk pembayaran nontunai setelah sebelumnya saya diajak festival produk UMKM,” katanya.

Tidak berhenti pada usaha jualan makanan ringan, Wulansari kini mengembangkan usahanya dengan membuka kedai di kampung halamannya di Dukuh Ngemplak, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kudus. Kedainya buka sejak sebulan terakhir. Menu yang dijajakan pun tetap dengan khas rasa pedas. Di antaranya seblak, bakso aji, dan cuanki.

Wulansari merupakan satu di antara 32.679 debitur KUR di Kabupaten Kudus yang digulirkan oleh BRI. Untuk jumlah kredit aktif KUR di Kudus yakni mencapai Rp 802 miliar.

Wulansari memilih BRI sebagai dekengan atau dukungan untuk tambahan modal lantaran proses pengajuan pinjaman yang dinilai mudah.

Dengan keuletan dan kegigihannya, kini usahanya telah berkembang. Selain bisa berkembang, dari usahanya tersebut dia kini secara mandiri bisa menyisihkan keuntungan untuk ditabung.

Dilansir dari laman https://bri.co.id ada beberapa program pinjaman berbasis KUR yang digulirkan BRI. Pertama yakni KUR Mikro Bank BRI kredit modal kerja atau investasi dengan plafon maksimal Rp 50 juta per debitur.

Kemudian kedua yaitu program kedua yaitu KUR Kecil Bank BRI yaitu kredit modal kerja atau investasi kepada debitur yang memiliki usaha produktif layak mendapatkan plafon lebih dari Rp 50 juta sampai batas Rp 500 juta per debitur.

Selanjutnya yaitu program KUR TKI BRI. Untuk yang terakhir ini dengan plafon sampai Rp 25 juta per debitur diberikan kepada calon tenaga kerja Indonesia untuk membiayai keberangkatan ke negara penempatan kerja.

Pimpinan Cabang BRI Kudus Iman Indrawan mengatakan, keberpihakan BRI kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diharapkan bisa semakin tumbuh dan berkembang, begitu juga dengan BRI sebagai bank penyedia produk pinjaman bisa semakin tumbuh dan tangguh.

“BRI Kantor Cabang Kudus dengan semua unit kejra, supervisi, dan e-channel akan terus mendukung UMKM di Kudus. Tidak hanya dengan penyaluran kredit, kami juga memberikan pelayanan keuangan atau perbankan untuk pelaku UMKM dan masyarakat Kudus pada umumnyaa dengan pelayanan semaksimal mungkin,” kata Iman. (Goz)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved