Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Tolak Sanksi PSIS Dihukum Bermain tanpa Penonton Saat Laga Kandang, Panser Biru Buat Petisi

Panser Biru membuat petisi di change.org sebagai bentuk penolakan terhadap sanksi Komdis PSSI kepada PSIS Semarang

Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
Dukungan ribuan suporter PSIS Semarang Panser Biru saat mendukung tim kebanggaannya menghadapi Persis Solo di pekan kedelapan BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (3/9/2022) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Panser Biru membuat petisi di change.org sebagai bentuk penolakan terhadap sanksi Komdis PSSI kepada PSIS Semarang yang menjatuhi hukuman larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton saat menjadi tuan rumah di sisa pertandingan BRI Liga 1 2023/2024 serta denda 25 juta rupiah.

Hal ini sebagai dampak dari kericuhan yang terjadi dalam laga PSIS kontra PSS Sleman di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (3/12/2023) lalu.

Saat itu, menjelang akhir pertandingan babak kedua, terjadi kericuhan antara penonton tribun utara dan suporter tim tamu. Bahkan sejumlah oknum suporter di tribun utara terlihat turun ke pinggir lapangan.

Dalam isi petisi berjudul "Menolak Keputusan komdis PSSI kepada klub PSIS Semarang perihal laga tanpa penonton" tersebut, Panser Biru menilai sanksi dari Komdis PSSI sangat memberatkan.

Panser Biru selaku pendukung PSIS Semarang merasa keberatan dengan sanksi larangan tanpa penonton tersebut.

Sebab hukuman tersebut dapat menyebabkan turunnya performa tim tanpa dukungan moril langsung dari publik pecinta sepakbola semarang.

Selain itu, Banyak UMKM seperti Pedagang makanan, minuman dan merchandise yang kehilangan mata pencahariannya. 

Selain itu, kericuhan yang terjadi kemarin, tidak sepenuhnya dilakukan oleh publik pecinta sepakbola semarang  ( khususnya Panser Biru sebagai Kelompok pendukung PSIS) dan hanya di lakukan oleh segelintir oknum yang kemudian memprovokasi sebagian penonton untuk turun kelapangan.

Panser Biru mewakili Publik pecinta sepakbola dan pendukung PSIS Semarang merasa di rugikan dengan keputusan Komdis tersebut. Sebab harus kehilangan hiburan yang sangat berarti bagi masyarakat semarang dan sekitarnya. 

Oleh Karena itu, Petisi ini dibuat sebagai bentuk penolakan dan banding atas Keputusan PSSI.

Panser Biru mengajak semua elemen masyarakat dan khususnya pecinta sepakbola Semarang untuk ikut menandatangani petisi ini bersama-sama.

Petisi yang dibuat pada (10/12) kemarin, sudah mendapat 7.109 tanda tangan hingga Senin (11/12) pukul 18.00 WIB.

Adapun dalam rilis sanksi Komdis PSSI, dituliskan bahwa pelanggarannya berupa pengulangan kejadian yang sama yaitu keributan suporter PSIS Semarang dan suporter Klub Tamu yang menyebabkan korban luka.

Hukuman sanksi atas pelanggaran itu yakni larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton saat menjadi tuan rumah, sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat sampai dengan Kompetisi BRI Liga 1 Tahun 2023-2024 berakhir; denda Rp.25.000.000.

Musim ini, PSIS masih menyisakan enam laga kandang lagi, termasuk beberapa duel berlabel partai bigmatch menghadapi Persis Solo dan Persik Kediri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved