Universitas Semarang
Ratusan Mahasiswa Ilkom USM Kenalkan Tradisi Jateng Di Car Fee Day Semarang
Suasana Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Pahlawan, Minggu (17/12) ramai dengan aksi ratusan Mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi Universitas Semarang
TRIBUNJATENG.COM, Semarang - Suasana Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Pahlawan, Minggu (17/12) ramai dengan aksi ratusan Mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi Universitas Semarang beraksi mengenalkan budaya tradisional Jawa Tengah.
Tari Topeng Ireng yang ditampilkan 15 Mahasiswa menjadi daya tarik para pengujung. Tarian yang berkembang di lereng gunung merapi dan merbabu khususnya di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali sengaja dipilih sebagai upaya menarik pengunjung CFD untuk lebih mengenal Tradisi Jawa Tengah.
"Biasanya kalau ada event, anak muda suka menampilkan dance dengan musik internasional. Kita ingin tampil dengan tarian asli Jawa Tengah. Sudah saatnya anak muda peduli dan terlibat aktif untuk menyukai dan melestarikan budaya lokal termasuk tarian Topeng Ireng yang menggambarkan tradisi kehidupan masyarakat lereng gunung yang sangat akrab dengan alam" ujar Koordinator Acara, Bintari Wilda
Kaprodi S1 Ilmu Komunikasi, Edi Nurwahyu Julianto yang hadir di acara CFD menjelaskan kegiatan menegenalkan Tradisional Jawa Tengah bagia dari output matakuliah Komunikasi Pemasaran Terpadu. Mahasiswa diminta membuat strategi pemasaran event tentang Budaya Jawa Tengah.
"Harapannya mahasiswa bisa mengimplementasikan pemasaran event dari perencanaan, implementasi hingga evaluasinya. Sengaja event yang dipilih budaya Jawa Tengah untuk menumbuhkan kepedulian mahasiswa sebagai agen pelestari budaya tradisional" ujar Edi Nurwahyu Julianto
Selain tarian, Fashion Show dengan budaya adat Jawa Tengah seperti kebaya dan beskap juga diperagakan dan dikenalkan di tengah masyarakat. Puncaknya, serangkaian atraksi khas Budaya Jawa Tengah akan di tampilkan awal Januari di Festival Komukino yang mengusung tema Jateng Gemes.
Dalam kegiatan yang memasuki tahun ke 9 nantinya selain mengajak pengunjung belajar menulis aksara jawa di daun lontar, juga akan tampil sejumlah komunitas anak muda yang fokus ke pelestarian budaya Jawa Tengah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Aksi-ratusan-Mahasiswa-S1-Ilmu-Komunikasi-USM-mengenalkan-budaya-tradisionalbvrgv.jpg)