Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Dishub Kota Semarang Uji Keselamatan Kendaraan Jelang Libur Nataru

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang melakukan ramp check atau uji keselamatan kendaraan menjelang libur Natal 2023

Tribunjateng.com/Hermawan Handaka
Petugas dari Dinas Perhubungan Kota Semarang bersama petugas kepolisian dari Polrestabes Semarang melakukan pemeriksaan surat kelengkapan berkendara kepada sopir bus Trans Semarang dan juga melakukan uji emisi bus BRT di depan halte BRT Simpang Lima Kota Semarang, Kamis (27/9). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang melakukan ramp check atau uji keselamatan kendaraan menjelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), Selasa (19/12).

Ramp check dilakukan di Terminal Gunungpati, Cangkiran, dan Mangkang.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Semarang, Ambar Prasetyo mengatakan, seluruh simpul transportasi angkutan di Semarang akan dilakukan ramp check.

Tidak hanya terminal, Dishub akan melakukan ramp check di beberapa lokasi pool atau lokasi kendaraan, terutama kendaraan angkutan wisata.

"Mulai minggu ini, Dishhub melakukan ramp check terkait kesiapan libur Nataru. Kita tahu pada saat Nataru selain kendaraan pribadi, wisata baik carter atau lainnya banyak digunakan masyarakat untuk berlibur," jelas Ambar, saat pengecekan di Terminal Gunungpati.

Dengan ramp check ini, dia berharap, bisa memberikan jaminan keselamatan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan selama Nataru. Pengecekan meliputi pengecekan administrasi sura-surat, antara lain STNK, surat uji kelaikan berkala, dan kartu pengawas.

"Kedua, persyaratan teknis kendaraan. Beberapa komponen yang sifatnya visual, kami lakukan pengecekan. Yang menggunakan alat hanya emisi gas buang," sebutnya.

Secara umum, lanjut dia, hasil pengecekan menunjukan kondisi armada masih terbilang laik jalan. Hanya ada beberapa temuan, diantaranya, ada kopling kendaraan yang keras. Kemudian, dari sisi uji kepekatan asap atau uji emisi, ada kendaraan yang emisinya melebihi ambang batas.

"Ambang batas 40 persen. Ada yang (emisinya) 100 persen, 90 persen," bebernya.

Dia meminta pengemudi atau pemilik jasa angkutan tersebut melakukan perbaikan emisi kendaraan agar tak melebihi ambang batas.

Kasie Pengelola Sarana Transportasi Dishub Kota Semarang, Hendro Catur Prasetiyo menambahkan, temuan hasil uji kelaikan kendaraan jelang Nataru ini sifatnya masih bisa diperbaiki. Sehingga, pihaknya mengimbau sopir atau pemilik kendaraan untuk segera mempernaiki.

"Kami sudah melakukam secara visual baik lampu, komponen lain. Beberapa puluh kendaraan aman. Belum ada temuan yang sifatnya kendaraan diperbaiki serius," terangnya. (eyf)

Baca juga: DETIK-DETIK Dua Bocah SD Tewas Tenggelam di Calon Embung Sinomwidodo Pati

Baca juga: Daftar Lengkap Pejabat Polda dan Kapolresta serta Kapolres Terbaru Desember 2023

Baca juga: Pemkab Kudus Maksimalkan Peningkatan Infrastruktur Kesehatan lewat DBHCHT

Baca juga: Survei Ungkap 51 Persen Pemuda AS ingin Israel Dilenyapkan

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved