Berita Regional
Sosok R, Tersangka Pembunuh Mahasiswi Kedokteran di Surabaya Ternyata Teman Sejak SD
Winda Mahasiswi Kedokteran yang meninggal usai menenggak minuman keras oplosan ternyata diberi teman kecil.
TRIBUNJATENG.COM, SAMPIT - Winda Mahasiswi Kedokteran yang meninggal usai menenggak minuman keras oplosan ternyata diberi teman kecil.
Polisi menetapkan dua orang tersangka yakni A sebagai peracik minuman fermentasi atau miras oplosan sedangkan R adalah yang memberikan minuman tersebut,
Mahasiswi kedokteran sebuah universitas di Surabaya itu akhirnya meninggal dunia.
Baca juga: Soal 5 Mayat di Kampus, Pihak Unpri Medan: Itu untuk Praktikum Anatomi Mahasiswa Kedokteran
Polres Kotim menetapkan dua tersangka yang satu di antaranya merupakan teman semasa kecil.
Adapun A ditetapkan sebagai tersangka Pembunuh Winda Mahasiswi Kedokteran, karena telah meracik minuman tanpa disertai sertifikasi atau ilmu untuk meracik minuman fermentasi.
Sementara yang membuat keluarga syok adalah penetapan R sebagai tersangka, karena menurut pengakuan keluarga Winda dan R berteman sudah sangat lama.
R ditetapkan sebagai tersangka karena telah menawarkan minuman mengandung metanol tersebut dan lalai tidak melaporkan kondisi korban yang tak biasa usai meneguk minuman yang dia tawarkan.
Bahkan R sempat berbohong ketika ditanyai keluarga korban, R mengatakan kepada keluarga korban mereka hanya meminum wine.
Kebohongan R membuat Winda terlambat mendapatkan pertolongan.
Ibu kandung korban tidak menyangka malam saat Winda pamit ingin bertemu dengan R merupakan terakhir kalinya putrinya berpamitan.
"Kami tidak menyangka, mereka berteman sejak SD bahkan sempat satu kelas," ungkap Ibu kandung Winda.
Ayah kandung Winda, Erwin Open Pakpahan sama sekali tidak mencurigai R begitu juga dengan putrinya.
"Mungkin putri saya sama sekali tidak menganggap ada niat buruk dari R makanya dia minum yang ditawarkan R," ujar Erwin.
Keluarga menyayangkan R memilih berbohong, jika Erwin tahu yang diminum putri sulungnya bukan wine mungkin saja Winda dapat pertolongan lebih cepat.
"Yang kami tahu mereka meminum wine jadi kami pikir hanya mabuk biasa saja," kata Erwin.
RSUD Kewalahan Tangani Korban Keracunan MBG di Lebong Bengkulu yang Jumlahnya Capai 281 Siswa |
![]() |
---|
Berawal Pakai Narkoba Bersama, David Tusuk Pacarnya hingga Tewas |
![]() |
---|
Musleh Dibacok Tetangga Sendiri gara-gara Rebutan Pohon Jati |
![]() |
---|
Jasad Wanita Nyaris Tanpa Busana Ditemukan di Semak-Semak Lahan Kosong |
![]() |
---|
Anggota TNI Pembunuh Istri Acungkan Jari Tengah ke Keluarga Korban saat Rekonstruksi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.