Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Ketidakhadiran Jokowi dalam HUT PDIP Ke-51: Hak Pribadi atau Pesan Tersembunyi?

Presiden Joko Widodo dikabarkan tidak akan menghadiri perayaan HUT ke-51 PDIP. Koordinator Staf Khusus Presiden menyebut Jokowi memiliki kegiatan.

facebook/Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Presiden Joko Widodo disebut-sebut tidak akan menghadiri perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-51 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang akan diselenggarakan pada Rabu (10/1/2024) mendatang.

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, mengungkapkan bahwa Jokowi akan memiliki kegiatan di luar negeri pada minggu depan.

FX Hadi Rudyatmo, Ketua DPC PDIP Kota Solo, menyatakan pandangannya terkait absennya Presiden Jokowi dalam perayaan HUT PDIP.

Menurutnya, sebagai sosok yang memiliki hubungan dengan PDI Perjuangan, seharusnya Jokowi hadir dalam momen perayaan tersebut.

"Walaupun boleh hadir atau tidak, tapi kalau merasa lahir dari PDI Perjuangan ya mestinya hadir," ujar Rudyatmo pada Sabtu (6/1/2024).

Tetapi, Rudy menyadari bahwa keputusan untuk hadir atau tidak merupakan hak pribadi Jokowi.

"Itu urusan sana saya kan trucuk. Ya itu hak mereka," tambahnya.

Terkait dengan keanggotaan Jokowi di PDI Perjuangan, Rudyatmo mengaku tidak mengetahui statusnya.

Ia juga tidak memiliki informasi apakah Jokowi masih memegang Kartu Tanda Anggota (KTA) partai tersebut.

“Dia punya atau tidak, saya tidak tahu. Dulu kan tidak ada aturan yang kencang seperti itu,” jelas Rudyatmo.

Meskipun demikian, Rudyatmo menambahkan bahwa jika Jokowi pernah diusulkan sebagai pengurus DPD PDIP Jawa Tengah, seharusnya ia memiliki KTA.

“Tapi mestinya punya karena saya usulkan menjadi pengurus DPD Provinsi Jawa Tengah,” terang Rudyatmo. (*)

Sumber: Tribun Solo

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved