Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Antisipasi Luapan Air di Perumahan RSS, Pemkab Kendal Akan Membuat Pintu Air

Memasuki musim penghujan tahun 2024, wilayah Perumahan RSS, BTN dan Kendal Asri di Kelurahan Langenharjo akan segera dibuatkan pintu air.

Penulis: hermawan Endra | Editor: raka f pujangga
Istimewa
Sekda Kendal, Ir. Sugiono, saat meninjau lokasi Perumahan RSS Kendal yang berpotensi banjir. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Memasuki musim penghujan tahun 2024, wilayah Perumahan RSS, BTN dan Kendal Asri di Kelurahan Langenharjo akan segera dibuatkan pintu air sebagai pengendali jika terjadi banjir.

Hal ini diungkapkan oleh Sekda Kendal, Ir. Sugiono saat meninjau lokasi Perumahan RSS Kendal, Jumat (5/1/2024).

Baca juga: Mbak Ita Respon Cepat Banjir di Perumahan Jatisari Asri BSB Mijen, Segera Perlebar Drainase Hilir

Sekda Kendal mengatakan, berdasarkan analisa Dinas PUPR jika terjadi banir Perumahan RSS maupun Perumahan Kedal Asri disinyalir berasal dari luapan air dari sebelah barat.

"Jika terjadi genangan air disekitar Perumahan RSS itu merupakan air dari arah barat Sukolilan dan dari Jambearum.

Ini sekarang juga bisa dilihat airnya masih mengalir ke wilayah Perumahan RSS," terangnya Sekda Kendal.

la juga menerangkan, upaya menggunakan pompa air yang dilakukan dan dibuang ke sungai Kalibuntu disinyalir kurang efektif.

Maka, sesuai hasil rapat bersama Bupati Kendal adalah pembuatan pintu air dan rumah pompa di dua tempat.

"Artinya pada saat kita pompa di sebelah timur di Kalibuntu kurang efektif. Karena sisi lain di pompa, sisi lain masuk.

Maka kesimpulan kemarin adalah dibuatkan pintu air di sebelah barat," kata Sekda Sugiono.

"Jika terjadi genangan air disekitar Perumahan RSS itu merupakan air dari arah barat Sukolilan dan dari Jambearum.

Ini sekarang juga bisa dilihat airnya masih mengalir ke wilayah Perumahan RSS," terangnya Sekda Kendal.

Baca juga: BPBD Siagakan 20 EWS Pantau Banjir Semarang

la juga menerangkan, upaya menggunakan pompa air yang dilakukan dan dibuang ke sungai Kalibuntu disinyalir kurang efektif.

Maka, sesuai hasil rapat bersama Bupati Kendal adalah pembuatan pintu air dan rumah pompa di dua tempat.

"Artinya pada saat kita pompa di sebelah timur di Kalibuntu kurang efektif. Karena sisi lain di pompa, sisi lain masuk. Maka kesimpulan kemarin adalah dibuatkan pintu air di sebelah barat," kata Sekda Sugiono. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved