Berita Semarang
Mbak Ita Minta Dinas Gencar Sosialisasikan Larangan Konsumsi Daging Anjing
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menegaskan larangan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terkait mengkonsumsi daging anjing.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menegaskan larangan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terkait mengkonsumsi daging anjing.
Hal ini sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) No 2 Tahun 2022 yang mengatur Tentang Keamanan Pangan.
Menurutnya, anjing tidak layak untuk dikonsumsi karena bukan termasuk hewan ternak. Oleh karena itu, dirinya meminta kepada dinas terkait untuk gencar melakukan sosialisasi dan penanganan peredaran daging anjing.
“Sudah ada Perdanya. Kita akan lebih gencar sosialisasikan ke kecamatan, kelurahan, dan masyarakat untuk larangan istilahnya daging non-pangan,” ujarnya saat ditemui dalam acara Pak Rahman dan Pembagian Sertifikat Program PTSL di TBRS Semarang, Senin (8/1).
Lebih lanjut, Mbak Ita mengapresiasi Polrestabes Semarang yang mampu menggagalkan pengiriman 226 anjing di Gerbang Tol Kalikangkung pada Sabtu (6/1) malam. Dirinya menilai pengungkapan ini adalah komitmen Polrestabes Semarang dalam mendukung larangan peredaran daging anjing.
Mbak Ita berharap, sinergitas antara kepolisian dengan Pemkot Semarang bisa terus dijalankan.
“Polrestabes selalu berkoordinasi dengan Dinas Pertanian. Kemarin mendapat update dari Pak Hernowo (Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang-red) sekarang anjing sedang dalam penampungan.
Tapi rencananya akan dipindah karena penampungannya panas dan pengap,” bebernya.
Terpisah, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menjelaskan jika saat ini sudah ada lima orang yang diamankan terkait kasus pengiriman ratusan anjing jagal yang akan dikirim ke wilayah Solo Raya dari Jawa Barat tepatnya di Subang.
Bekerja sama dengan Animals Hope Shelter, pihaknya akan ikut memantau proses penanganan pertolongan terhadap hewan mamalia tersebut.
"Pihak Polrestabes Semarang akan ikut memantau proses penanganan pertolongan yang dilakukan oleh komunitas pecinta satwa Organisasi pencinta hewan,“ imbuhnya. (*)
Baca juga: Melalui Pupuk Indonesia, Pemerintah Jaga Ketersediaan Pupuk untuk Petani
Baca juga: Tinjau Pasar Tradisional, Mbak Ita Pastikan Tak Ada Gejolak Harga Pangan
Baca juga: Dinas Perdagangan Pastikan Pembelian Elpiji 3Kg di Kudus Tidak Menimbulkan Gejolak
Baca juga: Cegah Pelajar Gunakan Knalpot Brong di Kalangan Pelajar, Kapolres Jepara Sosialisasi di Sekolah
| BREAKING NEWS Tanggul Sungai Plumbon Jebol Sepanjang 50 Meter, Banjir Terjang Permukiman di Mangkang |
|
|---|
| Tak Mau Asal Tangkap Monyet yang Teror Warga Kalialang, DLH Kota Semarang Perlu Kajian Ilmiah |
|
|---|
| Meski Dibatasi hingga 2026, Guru Non-ASN Masih Dibutuhkan karena Kekurangan Pengajar di Sekolah |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Kamis 30 April 2026: Hujan Ringan |
|
|---|
| Baru Semalam Dipasang, Portal Ngaliyan Rusak Lagi Diseruduk Bus AKAP Jambi-Kediri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Wali-Kota-Semarang-Hevearita-Gunaryanti-Rahayu-8-jan-2024.jpg)