Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Di Pengadilan PBB, Israel Salahkan Hamas hinga Bikin 23.000 Warga Palestina Tewas

Israel menyalahkan kelompok militan Hamas yang mengakibatkan 23.000 warga Palestina di Gaza tewas.

Editor: m nur huda
Sumber: Ali Mahmoud/Associated Press via KompasTv
Jurnalis Al Jazeera, Wael Al-Dahdouh (tengah), mengimami salat jenazah sebelum pemakaman istri, dua anak, dan cucunya di luar Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa, Deir Al-Balah, selatan Jalur Gaza, Kamis (26/10/2023). Keluarga Wael terbunuh dalam serangan udara Israel ke kamp pengungsian Nuisserat, Rabu (25/10) malam waktu setempat. 

TRIBUNJATENG.COM, THE HAGUE - Israel menyalahkan kelompok militan Hamas yang mengakibatkan 23.000 warga Palestina di Gaza tewas.

Pembelaan Israel tersebut disampaikan di pengadilan internasional PBB, The Hague, Jumat (12/1/2024).

Tanggapan Israel tersebut sebagai respons dari dakwaan genosida yang diajukan Afrika Selatan di pengadilan internasional PBB.

Baca juga: Amerika Khawatir Konflik Bersenjata Meluas ke Lebanon, PM Israel Netanyahu Terancam Lengser

Mereka berargumen bahwa tidak ada genosida yang terjadi di Gaza.

Dikutip dari Middle East Eye, Israel menyalahkan Hamas yang bersembunyi di antara populasi warga sipil sehingga jumlah kematian rakyat Palestina menjadi besar.

Israel juga berargumen bahwa negara Zioni situ telah mengizinkan masuk sejumlah makanan dan air ke dalam Gaza.

Menurut mereka hal itu menunjukkan bahwa Israel tetap terikat dalan tanggung jawab legal serta internasional, khususunya sebagai bagian dari konvensi genosida.

Pernyataan itu muncul setelah Badan Kemanusiaan PBB mengungkapkan Israel secara sistematis menolak memberikan izin memasuki Gaza utara.

Israel memberikan pembelaan di pengadilan internasional PBB, sehari setelah Afrika Selatan mengajukan dakwaan ke Israel yang meminta agar pengadilan menyuruh mereka untuk menghentikan serangan ke Gaza.

Baca juga: Tentara Israel Buldoser Makam Warga Palestina, Curi 150 Jenazah, 1.100 Dibiarkan Berserakan

Penasihat Hukum Kementerian Luar Negeri Israel Tal Becker, menegaskan Israel ini tengah melakukan perang untuk bertahan melawan Hamas.

Pengacara Israel itu membantah deskripsi Afrika Selatan mengenai penderitaan di Gaza sebagai hal yang tak tertandingi dan belum pernah terjadi sebelumnya.

“Apa yang tak sebanding adalah sejauh mana Hamas telah mengakar di kalangan penduduk sipil,” kata Becker.

Ia pun menambahkan Hamas secara sistematis dan tidak sah telah menanamkan operasi militer, pejuang dan asetnya di seluruh Gaza.

Becker pun menegaskan bahwa Afrika Selatan berupaya mempersenjatai istilah genosida terhadap Israel.

Ia juga melihat bahwa kasus yang diajukan telah mengabaikan apa yang mereka sebut sebagai pembantaian besar-besaran yang dilakukan Hamas, 7 Oktober lalu yang menewaskan 1.200 warga Israel.

“Keseluruhan kasus ini bergantung pada deskripsi yang sengaja dikurasi, didekontekstalisasikan, dan manipulatif mengenai realitas permusuhan saat ini,” ujarnya.(*Kompastv)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved