Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

1.520 Bibit Pohon Ditanam di Dawe Kudus

Mahasiswa Profesi Ners Universitas Muhammadiyah Kudus (Umku) melakukan aksi tanam 1.520 bibit pohon di Desa Samirejo, Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Catur waskito Edy
Dok Umku
Mahasiswa Profesi Ners Universitas Muhammadiyah Kudus (Umku) menanam aneka jenis bibit pohon di Desa Samirejo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Senin (29/1/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Mahasiswa Profesi Ners Universitas Muhammadiyah Kudus (Umku) melakukan aksi tanam 1.520 bibit pohon di Desa Samirejo, Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus.

Di antaranya meliputi bibit pohon rambutan, durian, jambu biji, matoa, sirsak, alpukat, petai, jengkol, cemara, pucuk merah, dan spatudea.

Perwakilan mahasiswa, Mega Dwi Lestari mengatakan, program penanaman bibit pohon ini dimaksudkan untuk mendukung upaya pelestarian alam di wilayah Kabupaten Kudus. 

Kata dia, semua bibit pohon didapatkan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Pemali Jratun Bangsri Jepara.

Selanjutnya bibit pohon yang diperoleh ditanam di wilayah Kabupaten Kudus dalam rangka menjaga ekosistem alam tetap seimbang. 

Di antaranya ditanam di Lapangan Kiringan, Lapangan Legi, dan Kebun Desa Samirejo. 

Selebihnya dibagikan kepada masyarakat untuk ditanam di lingkungan masing-masing.

"Tanam pohon ini bertujuan untuk penghijauan, mengurangi polusi rokok serta memberikan aktivitas tambahan untuk perokok dan warga umum agar dapat melakukan kegiatan yang bermanfaat," terangnya, Senin (29/1/2024).

Mega menyebut, tanam bibit pohon ini sebagai bentuk pengabdian mahasiswa dalam rangka menerapkan program praktik komunitas.

Selanjutnya menjadi tugas masyarakat sekitar agar bibit pohon yang telah ditanam bisa dirawat dengan baik. 

Supaya bisa memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan ke depan. 

Kepala Desa Samirejo, Awang Indra menyambut baik upaya penanaman ribuan bibit pohon di wilayahnya. 

Sebagai kepala desa, Awang meminta komitmen karangtaruna setempat bersama masyarakat secara umum untuk menjaga dan merawat pohon-pohon yang sudah ditanam. Supaya tetap hidup dengan baik agar bisa memberikan manfaat di kemudian hari. 

"Program ini kreatif karena berlandaskan kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian alam. Tentu kami berharap nantinya mendatangkan banyak manfaat bagi lingkungan dan bagi masyarakat," tuturnya. (Sam)

Baca juga: "Kita yang Dosa, Bukan Ibunya" Klarifikasi Mahfud MD Perkara Ibu Lahirkan Anak Tak Berakhklak

Baca juga: 109 Pegawai Pemkot Semarang Pensiun, Kekosongan Jabatan Segera Diisi

Baca juga: Lanjutkan Pembangunan Islamic Center, Tahun Ini Pemkab Batang Gelontor Rp 1 Miliar  

Baca juga: KPU Kota Solo Terima Ribuan Surat Suara Pengganti, Rusak Saat Proses Sortir dan Lipat

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved