Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Menguras Awan di Atas Laut: Cara Kerja Modifikasi Cuaca Menjaga Langit Muria Raya Tetap Kering

Dalam kondisi darurat banjir, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) justru digunakan sebagai alat untuk mencegah atau menghentikan hujan.

Tayang:
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/DOK BNPB
MODIFIKASI CUACA - BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menangani darurat bencana banjir dan longsor yang beberapa hari ini melanda wilayah Muria Raya meliputi Kudus, Pati dan Jepara. Operasi ini dipusatkan dari Lapangan Udara Ahmad Yani, Kota Semarang, pada Kamis (15/1). 

TRIBUNJATENG.COM - Banyak orang mengira modifikasi cuaca hanya untuk mendatangkan hujan.

Padahal, dalam kondisi darurat banjir, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) justru digunakan sebagai alat untuk mencegah atau menghentikan hujan.

Tujuannya agar tidak turun di wilayah Muria Raya dari tanggal 15-20 Januari 2026.

Baca juga: Banjir Pati, Sektor Perikanan Budi Daya di Desa Tunggulsari Lumpuh

Berikut adalah sistem kerja "penghalau" hujan menggunakan garam:

1. Strategi "Cegat" Awan (Rain Jumping)

Garam tidak digunakan untuk menghilangkan awan, melainkan untuk memaksa awan hujan habis sebelum sampai ke tujuan.

Skenario: Misalkan ada awan hujan besar yang bergerak dari laut menuju daratan (permukiman yang sedang banjir).

Tindakan: Pesawat akan menaburkan garam saat awan tersebut masih berada di atas laut atau wilayah yang tidak berisiko.

Hasilnya: Hujan turun "prematur" di laut.

Ketika awan tersebut sampai di atas daratan, kandungan airnya sudah habis atau tinggal sedikit.

Inilah yang membuat daratan menjadi kering atau tidak hujan.

2. Mempercepat "Kematian" Awan

Awan memiliki siklus hidup.

Dengan menabur garam secara masif pada awan-awan yang baru tumbuh di sekitar wilayah yang ingin dilindungi, tim TMC sebenarnya sedang melakukan proses "pengurasan".

Garam membuat uap air dalam awan menggumpal dan jatuh dengan sangat cepat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved