Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Ratusan Siswa di Kudus Ikuti Program Pertukaran Pelajar Skala Lokal Kabupaten

Pemerintah Kabupaten Kudus menggulirkan program pertukaran pelajar antar-SD dan SMP.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
PERTUKARAN PELAJAR - Sejumlah siswa bernyanyi bersama setelah apel pembukaan pertukaran pelajar di halaman SMP 1 Kudus, Senin (19/1/2026). (TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI) 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus menggulirkan program pertukaran pelajar antar-SD dan SMP di Kabupaten Kudus. Pertukaran pelajar yang mengusung tema "Berteman, Belajar, Berpengalaman" ini melibatkan 80 siswa dari 20 SD dan 192 siswa dari 32 SMP se-Kabupaten Kudus.

Salah seorang siswa yang mengikuti program pertukaran pelajar ini adalah Tri Mawar Handayani. Siswa kelas VIII SMP 2 Undaan ini mengikuti program pertukaran di SMP 1 Undaan. Selama sepekan ke depan, dia akan belajar di SMP 1 Undaan. Tentu ini menjadi hal baru baginya karena dia harus beradaptasi dan bertemu dengan siswa-siswa baru.

“Kami akan berkenalan dengan teman baru dan tambah teman,” kata Tri Mawar saat apel pertukaran pelajar di SMP 1 Kudus, Senin (19/1/2026).

Baca juga: Menguras Awan di Atas Laut: Cara Kerja Modifikasi Cuaca Menjaga Langit Muria Raya Tetap Kering

Untuk mengikuti program tersebut, Tri Mawar sebelumnya ditunjuk oleh gurunya. Tak ada sedikit pun rasa canggung, Tri Mawar langsung menyanggupinya. Baginya, program pertukaran tersebut bisa melatih kepercayaan diri dalam menghadapi situasi baru di sekolah yang akan ditempati selama sepekan ke depan.

“Lebih melatih percaya diri dan banyak manfaat bagi kami dan juga sekolah. Karena setiap sekolah pasti ada plus minusnya,” kata dia.

Sebelum mengikuti program tersebut, Tri Mawar telah diwanti-wanti oleh gurunya agar menjaga sopan santun serta menjaga sikap. Dalam pertukaran pelajar di sekolah yang baru nantinya, Tri Mawar diminta gurunya untuk mengamati hal-hal positif yang ada di sekolah tersebut siapa tahu bisa diterapkan di sekolahnya.

“Jadi dalam program pertukaran pelajar ini, kami diminta oleh guru untuk melihat hal-hal positif di sekolah baru supaya bisa diterapkan di sekolah kami,” katanya.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, pertukaran pelajar yang digagas Pemkab tersebut merupakan program yang dijalankan guna memberikan pengalaman baru kepada siswa. Sebab, di setiap sekolah memiliki nuansa yang berbeda. Agar siswa di Kudus mengetahuinya, menurutnya perlu adanya program pertukaran pelajar.

 “Ada wawasan, budaya, keilmuan yang bisa didapat. Selain itu setiap sekolah ada unggulannya, ada yang ngaji, olahraga, bisa ditularkan kepada teman sekolah lain,” kata Sam’ani.

Setelah program pertukaran pelajar yang berjalan selama sepekan ke depan, Pemkab akan melakukan evaluasi. Ketika dirasa memiliki banyak manfaat, maka program pertukaran pelajar skala lokal kabupaten tersebut akan dilanjutkan.

“Ini mungkin baru pertama di Indonesia. Kami tidak punya dana untuk pertukaran pelajar di luar negeri, kami dalam kota saja dalam kabupaten,” kata Sam’ani. (goz)

Baca juga: Dana Pusat Dipangkas 0,5 T, Pemkab Kudus Lelang Parkir untuk Genjot PAD 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved