Berita Banjarnegara
Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Divonis Hukuman Mati
Mbah Slamet dukun pengganda uang divonis hukuman mati oleh hakim Pengadilan Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis (1/12/2024).
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Mbah Slamet dukun pengganda uang divonis hukuman mati oleh hakim Pengadilan Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis (1/12/2024).
Mbah Slamet atau Slamet Tohari (46), dukun pengganda uang membunuh 12 orang.
Ketua majelis hakim, Niken Rochayati, membacakan hal-hal yang memberatkan terdakwa, di antaranya adalah Mbah Slamet membunuh 12 korban menggunakan racun apotas, sehingga membuat korban mengalami sakit luar biasa, lalu meninggal.
Slamet lantas mengubur jenazah korban dengan tidak manusiawi.
Kemudian, hal yang memberatkan lainnya, Slamet dinilai tidak memiliki rasa iba. Tindakannya menimbulkan duka bagi keluarga korban.
”Hal yang meringankan, nihil,” ujar Niken saat membacakan putusan, dikutip dari Kompas.com.
Niken menuturkan, perbuatan terdakwa masuk dalam kejahatan luar biasa. Tindakan tersebut meresahkan dan mengguncang tatanan sosial masyarakat.
Di samping itu, Slamet melakukan aksi tersebut hanya untuk memenuhi gaya hidup hedonisme.
Hakim juga memandang, perbuatan Slamet menjadi contoh tidak baik dan dikhawatirkan dapat memotivasi orang lain melakukan hal serupa. Sidang diwarnai pendapat berbeda (dissenting opinion) dari salah satu hakim, Arief Wibowo.
Dia menilai, hukuman mati bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila.
”Manusia yang merupakan ciptaan Tuhan yang paling mulia, yang hidup dan matinya absolut terhadap kekuasaan Tuhan. Selain itu, penjatuhan hukuman mati tidak dapat meringankan penderitaan keluarga korban," ucapnya.
Sementara itu, Ahmad Raharjo selaku penasihat hukum terdakwa, membeberkan, pihaknya segera menyiapkan materi banding.
”Ada beberapa hal yang kami anggap belum diungkapkan semua,” ungkapnya.
Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidun) Kejaksaan Negeri Banjarnegara Nasruddin menerangkan, vonis sesuai dengan tuntutan. Nasruddin pun mengaku siap dengan keinginan terdakwa untuk banding.
| Deretan Foto Mencekam Jalan Akses Menuju Dieng Tersisa Aspal Hanya 1 Meter via Karangkobar-Batur |
|
|---|
| BREAKING NEWS Longsor di Ratamba Banjarnegara, Akses Menuju Dieng Dialihkan Lewat Wanayasa-Pejawaran |
|
|---|
| Detik-detik Tanah Longsor Timpa 3 Rumah di Banjarnegara, Bocah 10 Tahun Jadi Korban |
|
|---|
| Tabir Gelap Bayi di Plafon SMK Banjarnegara Terungkap: Pelaku Ternyata Siswi Berusia 15 Tahun |
|
|---|
| Dapur Umum PMI Banjarnegara Tetap Siaga, Siapkan Menu Variatif untuk Jaga Stamina Relawan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Konferensi-pers-kasus-pembunuhan-yang-dilakukan-oleh-dukun-pengganda-uang-Tohari.jpg)