Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Jembatan Kali Keruh Pekalongan Terancam Putus, 3 Desa Berpotensi Terisolir

embatan Kali Keruh, yang berada di Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan ambrol diterjang derasnya arus sungai.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Tim Video Editor

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Berikut ini video Jembatan Kali Keruh Pekalongan Terancam Putus, 3 Desa Berpotensi Terisolir.

Jembatan Kali Keruh, yang berada di Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan ambrol diterjang derasnya arus sungai.

Akibatnya, akses utama warga menuju dan dari Kajen ini terancam terputus.

"Jembatan ini ambrol pada Minggu (4/2/2024) petang. Itu hujan kan lebat, sampai maghrib."

"Saya maghrib ke sini, lihat banjir (air bah) itu wah sangat besar, udah ngeri. Air nya tinggi, deras, akhirnya ambles. Bahkan, airnya dikit lagi sampai ke jembatan," kata Abu Bakar (52) warga RT 7 RW 4, Desa Gembong, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan kepada Tribunjateng.com, Senin (5/2/2024).

Menurut Abu, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan pasca kejadian kondisinya jembatan sangat mengerikan.

"Pondasi dibawah jembatan sudah berlubang dan jebol. Kalau air sungai merembes ke tanah, ya udah, bisa putus."

"Kemudian apabila hujan di daerah gunung sangat tinggi otomatis jembatan ini putus," ujarnya.

Ia mengungkapkan, jembatan Kali Keruh ini menghubungkan ke tiga desa di wilayah Kecamatan Kandangserang.

Tiga desa tersebut di antaranya di Desa Gembong, Bodas, Klesem.

"Tiga desa tersebut langsung ke Banjarnegara. Kalau, jembatan ini putus ya berarti sedikitnya tiga desa di wilayah Kabupaten Pekalongan terisolasi."

"Kalau muter lewat kalibening bisa, tapi itu jauh. Dua jam sampai kajen. Kalau mobil bisa lebih," ungkapnya.

Abu berharap pemerintah segera turun tangan, mengatasi permasalah ini supaya jangan sampak terputus.

Karena akses utama ini untuk mencari nafkah setiap hari warga Kandangserang.

"Karena itu, pemerintah harus tangani segera. Karena mengingat intensitas hujan sudah mulai tinggi."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved