Berita Pekalongan
Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Kota Pekalongan Masih Tinggi
Harga-harga bahan pokok usai imlek masih mahal. Hal ini terbukti di pasar tradisional Kota Pekalongan.
Penulis: Aisya Aulia Latifah | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Harga-harga bahan pokok usai imlek masih mahal. Hal ini terbukti di pasar tradisional Kota Pekalongan.
Salah satunya di pasar Grogolan. Pantauan tim Tribun Jateng di Pasar Grogolan Kota Pekalongan, beberapa bahan pokok tampak belum turun, seperti beras dan juga telur.
Arifin, pedagang beras di Pasar Grogolan mengatakn harga beras cenderung naik, untuk beras kualitas medium berada di harga Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu untuk saat ini sedangkan untuk kualitas premium berada di harga Rp 18 ribu per kilogramnya atau Rp 90 ribu perlima kilogramnya.
"Untuk beras di bulan ini cenderung naik, tetapi untuk sekitar 3 minggu ini harga masih stabil dan tidak ada kenaikan malah justru hampir turun di minggu ini di Pasar Grogolan.
Perkilo untuk eceran Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu standarnya segitu. untuk stok alhamdulillah aman. untuk beras premium cenderung naik sekitar Rp 88 ribu hingga Rp 90 ribu per lima kilonnya tergantung merek. berarti itu skitar Rp 18 ribu perkilonya." ungkap arifin.
Selain itu untuk harga telur juga naik yang semula Rp 25 ribu, kini Rp 29 ribu perkilogramnya yang berarti harga telur naik sekitar Rp 4 ribu perkilonya.
"Selain beras ada telur dari yang kemaren-kemaren Rp 25 ribu sekarang sampai Rp 29 ribu perkilogramnya untuk yang eceran." tuturnya.
Dirinya juga menyebutkan untuk daya beli masyarakat sendiri cenderung berkurang.
"Daya beli masyarakat cenderung tetap kurang, yang tadinya beli perkarung sekarang paling pada beli 10 kilogram saja, pasti ada pengurangan pembelian dari para pelanggan biar cukup. harga memang yang paling fantastis." jelasnya. (Peh)
Baca juga: 100 Orang Diamankan dalam Demo Protes Kematian Mendadak Alexei Navalny Musuh Bebuyutan Putin
Baca juga: Napi Korupsi Lapas Sukamiskin Terciduk Naik Pesawat Tujuan Surabaya, Ini Klarifikasi Kemenkumham
Baca juga: Yosepha Terdakwa Investasi Pangkalan Gas Elpiji Bodong Divonis 1 Tahun 10 Bulan
Baca juga: Bupati Kendal Membuka Acara Pekan Olahraga Pelajar Daerah 2024
Baca juga: Dendy Sulistyawan Tambah Porsi Latihan Demi Bersaing dengan Striker Naturalisasi
| Tata Arsip Berbuah Prestasi, Pemkab Pekalongan Raih Penghargaan Bergengsi dari ANRI |
|
|---|
| Dilepas Wali Kota Aaf, KJNI Kota Pekalongan Bidik Penampilan Terbaik di Prambanan |
|
|---|
| Bangun Ekonomi Mandiri, Keluarga Pekerja Migran Perikanan di Pekalongan Didorong Kembangkan Usaha |
|
|---|
| Mulai 1 Juni 2026, Parkir di Kota Pekalongan Beralih ke Pembayaran QRIS |
|
|---|
| PMA Kota Pekalongan Melonjak 1.207 Persen, Raih Penghargaan Tertinggi di Jateng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pasar-Grogolan-Kota-Pekalongan.jpg)