Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Alasan Capo Panser Biru Jefri Agus Ridwan, Lebih Pilih Moch Soebroto Jadi Markas PSIS

PSIS Semarang dipastikan tidak bisa memakai markas utamanya yakni Stadion Jatidiri di sisa kompetisi BRI Liga 1 2023/2024.

Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
Aksi capo Panser Biru, Jefri Agus Ridwan saat memimpin ribuan Panser Biru menyanyikan yel-yel serta chant mendukung PSIS Semarang dalam laga babak delapan besar Piala Presiden 2022 melawan Bhayangkara FC di Stadion Jatidiri Semarang (3/7/2022) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang dipastikan tidak bisa memakai markas utamanya yakni Stadion Jatidiri di sisa kompetisi BRI Liga 1 2023/2024.

Hal ini karena stadion berkapasitas 25.000 penonton tersebut akan direnovasi oleh Kementrian PUPR.

Musim ini, PSIS sebetulnya masih menyisakan lima laga home lagi yakni melawan Dewa United, Persik Kediri, Persis Solo, Rans Nusantara FC, dan Persikabo 1973.

Baca juga: Youtuber Purnomo Polisi ‘Belajar Baik” Buka Pengobatan Caleg Depresi Gagal di Pemilu 2024, GRATIS

Baca juga: Update Klasemen Liga 1, PSIS Semarang Waspadai Ancaman Persib Bandung dan Bali United

Baca juga: Tingkatkan Literasi dan Numerasi Siswa, SMPN 2 Bandar Berkolaborasi dengan Mahasiswa 

Status Stadion Jatidiri yang sedang direnovasi ini membuat PSIS sementara waktu harus bermain di luar kota Semarang saat menjamu lawannya di Liga 1 2023/2024.

Pertandingan melawan Dewa United yang akan berlangsung Jumat (23/2/2024) pekan ini juga dipastikan sudah tidak bisa lagi dilaksanakan di Stadion Jatidiri.

Pantauan tribunjateng.com pada Selasa (20/2) di Stadion Jatidiri, tampak sejumlah pekerja proyek di area Stadion mulai melakukan pengerjaan.

Bahkan terdapat salah satu kendaraan berat berada di sisi pinggir stadion. Di area luar tribun barat juga telah dilakukan pembongkaran keramik lantai di beberapa titik.

Capo Panser Biru, Jefri Agus Ridwan menyebut cukup berat kembali menyaksikan PSIS akan menjadi tim musafir hingga akhir musim.

Apalagi, PSIS sebetulnya sangat membutuhkan Stadion Jatidiri untuk mendapat dukungan maksimal dari pendukungnya.

PSIS saat ini berada di posisi dua klasemen sementara. Untuk mempertahankan posisi di papan klasemen poin penuh di setiap pertandingan sangat dibutuhkan.

"Dari sisi suporter tetap kami kecewa. Apalagi PSIS lagi di papan atas klasemen. Maksudnya kita lagi di papan atas seharusnya untuk memaksimalkan permainan dan dukungan kita sangat butuh Stadion Jatidiri," ungkap Jefri.

Pemilik akun instagram Jefree_themost tersebut berharap renovasi Stadion Jatidiri bisa membenahi beberapa aspek yang kerap menjadi keluhan suporter, mulai dari toilet, hingga akses keluar masuk area parkir.

"Untuk jatidiri setelah di renovasi, harapannya pengelolaan akses keluar masuk dan parkir lebih terkonsep biar Jatidiri bisa lebih nyaman dan aman untuk di kunjungi. Dan untuk toilet juga di perhatikan untuk air, di lantai-lantai seharusnya ada kamar mandi di lantai dua dan tiga," ujarnya.

SOLO DAN MAGELANG

Ada dua opsi stadion yang cukup relevan sebagai homebase alternatif Mahesa Jenar selama menjadi tim musafir, yakni Stadion Moch Soebroto Magelang dan Stadion Manahan Solo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved