Harga Emas
Sepekan Naik Rp 56.000, Harga Emas Antam Terus dalam Tren Penguatan
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tengah dalam tren penguatan dengan terus mencatatkan rekor baru
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tengah dalam tren penguatan dengan terus mencatatkan rekor baru.
Si kuning Antam pun menorehkan reli beruntun dalam sepekan terakhir mencapai Rp 56.000.
Di Kota Semarang, harga emas Antam pada Rabu (6/3), tercatat berada di level Rp 1,186 juta/gram, merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah, memecahkan rekor sebelumnya yang sebenarnya baru dicetak pada Selasa (5/3).
Harga pada Rabu (6/3) itu naik Rp 7.000 dari hari sebelumnya sebesar Rp 1,179 juta/gram. Harga pada Selasa (5/3) pun tercatat mengalami kenaikan Rp 15.000 dari hari sebelumnya di level Rp 1,164 juta/gram.
Harga emas Antam di Semarang pada Senin itu tercatat stagnan dari posisi pada Sabtu (2/3). Namun, harga tersebut sudah mengalami kenaikan Rp 22.000 dari hari sebelumnya di level Rp 1,142 juta/gram.
Harga pada Jumat (1/3), tercatat naik Rp 4.000 dari hari sebelumnya di level Rp 1,138 juta/gram. Harga pada Kamis (29/2) itu sudah mengalami kenaikan dari Rp 4.000 dari hari sebelumnya sebesar Rp 1,134 juta.
Harga pada Rabu (28/2) itupun sudah mengalami kenaikan Rp 2.000 dari hari sebelumnya di level Rp 1,132 juta/gram.
Tren lonjakan harga emas Antam selaras dengan kenaikan harga emas dunia, meski sempat terkoreksi pada pembukaan perdagangan Rabu (5/3). Hal ini lantaran meningkatknya spekulasi penurunan suku bunga acuan Bank Sentral AS menjelang pernyataan Jerome Powell pekan ini.
Meski begitu, koreksi harga emas tak berlangsung lama. Mengutip Bloomberg, Rabu (6/3), pukul 14.58, harga emas spot ada di level 2.128,70 dollar AS per ons troi, naik 0,03 persen dari sehari sebelumnya sebesar 2.128,04 dollar AS per ons troi. Harga emas pada Selasa (5/3) sempat mencapai rekor tertingginya di level 2.141,59 dollar AS per ons troi.
Analis Deu Calion Futures (DCFX), Andrew Fischer memprediksi, harga emas ke depan akan stabil dengan tren naik. Menurut dia, faktor utama yang mempengaruhi pasar emas saat ini adalah konflik di Eropa, yakni Rusia.
Menurut dia, konflik tersebut telah mencapai tingkat yang sangat tinggi, dengan NATO atau organisasi militer internasional yang saat ini tengah melakukan latihan perang secara intensif sebagai persiapan menghadapi Rusia.
“Hal ini potensial membuat para investor menjadi takut dan ragu terhadap mata uang dollar AS, sehingga mereka lebih memilih untuk berinvestasi dalam emas sebagai aset safe haven,” ujarnya, dalam risetnya, Rabu (6/3).
Masih dominan
Andrew menilai, meski ada sedikit koreksi pada harga emas, tren kenaikannya masih dominan. Menurut dia, hingga saat ini belum ada tanda yang cukup signifikan untuk pembalikan tren, dan harga emas kemungkinan akan terus menunjukkan kekuatan.
“Namun, investor tetap perlu waspada memperhatikan pergerakan pasar dengan cermat, terutama mengingat situasi geopolitik yang tidak pasti seperti saat ini,” ucapnya.
Harga Emas Antam di Semarang Hari Ini Jumat 29 Agustus 2025, Meroket Naik Rp 20.000 |
![]() |
---|
Harga Emas Antam Hari Ini di Semarang Selasa 26 Agustus 2025, Naik Rp 3.000 |
![]() |
---|
Harga Emas Antam Hari Ini di Semarang Senin 25 Agustus 2025, Turun Rp 4.000 |
![]() |
---|
Harga Emas Antam Hari Ini di Semarang Rabu 20 Agustus 2025, Turun Rp 7.000 |
![]() |
---|
Harga Emas Antam Hari Ini di Semarang Selasa 19 Agustus 2025, Naik Rp 3.000 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.