Ramadan 2024
Pasutri asal Karanganyar Garap Batik Ecoprint Jadi Busana Muslim, Produk Dipasarkan Hingga Perancis
Denny-Fadilla mengembangkan produk yang menggunakan pewarna alami dan motif daun menjadi busana muslim
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dunia fashion terus berkembang seiring berjalannya waktu. Peluang tersebut tidak disia-siakan pasangan suami Istri (pasutri) asal Kabupaten Karanganyar, Denny Djoko-Fadilla Kesema untuk mengembangkan usaha batik ecoprint yang dirintis sejak 2019 lalu.
Minat pasar terhadap busana muslim cenderung mengalami peningkatan bertepatan dengan bulan suci ramadan. Momen tersebut justru menjadi kesempatan bagi Denny-Fadilla untuk mengembangkan produk yang menggunakan pewarna alami dan motif daun menjadi busana muslim.
Denny bersama istri telah merintis usaha dalam dunia fashion sejak 2011 lalu. Semula dia dan sang istri membuka usaha batik tulis hingga akhirnya memutuskan mencoba mengembangkan batik ecoprint yang dinamai New Coral Eco Friendly.
Menurutnya potensi kekayaan alam di Indonesia sangat besar. Hal tersebut yang memicu dirinya untuk mengembangkan usaha dalam bidang fashion dengan memanfaatkan pewarna alami dari berbagai daun.
"Di sini banyak tanaman tapi jarang dimanfaatkan oleh masyarakat. Setelah kami coba ternyata bisa dijadikan sebagai pewarna alami. Kita jadikan pewarna dan motif untuk kain, ternyata diminati pasar," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Minggu (17/3/2024).
Baca juga: Dari Daun Pepaya Jepang hingga Sambiloto, Pelajar SMPN 8 Batang Berkarya dengan Batik Ecoprint
Baca juga: Fika Shanum Tegal Produksi 300 Kain Ecoprint Tiap Bulan untuk Penuhi Kebutuhan Pasar
Ada beberapa daun yang telah dimanfaatkan sebagai pewarna dan motif kain seperti daun jati, pakis, singkong, pepaya jepang, bunga telang dan lainnya. Dia menggunakan metode pounding dalam membuat batik ecoprint. Ada 30 lebih produk yang telah dibuat oleh pasangan suami istri tersebut dibantu para pekerja di tempat produksi sekaligus rumah yang berada di Kelurahan Bejen Kecamatan/Kabupaten Karanganyar.
"Ada tas berbagai model, topi, pashmina, kemeja, blus, rok dan lainnya. Ide membuat produk-produk tersebut banyak berasal dari customer. Semula kan hanya kain, terus bikin tas dong, topi dan lainnya," terangnya.
Pihaknya juga membuat produk busana muslim seperti tunik, baju koko dan gamis. Sebelum mengembangkan batik ecoprint, terang Denny, telah mengembangkan busana muslim seperti mukena dengan motif batik. Pihaknya membuat produk busana muslim dengan batik ecoprint untuk memberikan warna berbeda.
"Biasanya kan busana muslim itu warnanya cenderung terang, tapi kalau ini kan soft. Selama ini permintaan pasar lumayan meski tidak sebanyak busana musim pada umumnya," ungkapnya.
Denny mengatakan, produk-produknya selain dipasarkan di media sosial, berbagai event juga di galeri. Di wilayah Kota Solo, masyarakat bisa melihat produk new coral eco friendly di galeri yang ada di lobby Hotel Alana Solo dan Lantai 3 Bandara Adi Soemarmo Solo.
Pembeli berbagai produk batik ecoprint selain dari wilayah Solo Raya juga dari kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Denpasar lainnya. Bahkan produknya telah dipasarkan di Perancis. Harga berbagai produk mulai dari tas, pashmina, kemeja, baju koko, gamis, tunik dijual dengan harga berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 2 juta. (Ais).
| Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Tanjung Selor, Ramadhan Hari ke- 11 Selasa 11 Maret 2025 |
|
|---|
| Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Tanjung Pinang, Ramadhan Hari ke-4 Selasa 4 Maret 2025 |
|
|---|
| Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Kabupaten Blora Jateng Jelang Ramadhan, Senin 24 Februari 2025 |
|
|---|
| Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kabupaten Blora, Ramadan Hari Ke-29, Selasa 9 April 2024 |
|
|---|
| Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ke-29 di Kabupaten Cilacap Besok, Selasa 9 April 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/menunjukan-produk-batik-ecoprint-berupa-baju-koko.jpg)