Ratusan Warga Blora Serbu Pangan Murah, Harga Telur Rp27.000
Ratusan warga Blora menyerbu pangan murah di Pendopo Kecamatan Blora, Kamis (21/03/2024).
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Ratusan warga Blora menyerbu pangan murah di Pendopo Kecamatan Blora, Kamis (21/03/2024).
Kegiatan itu, dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan.
Digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora.
Untuk komoditas yang disediakan yakni beras, gula pasir, telur, dan minyak goreng. Harganya terjangkau dibandingkan di pasaran.
Salah seorang warga, Siti Masringah (50), merasa terbantu dengan adanya acara pangan murah. Masringah membeli beras jenis Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
"Ini saya beli beras 2 kemasan, setiap kemasan isi 5 kilogram (kg) dengan harga Rp51.000 per kemasan," kata warga Desa Mojowetan, Kecamatan Banjarejo, itu kepada Tribunjateng.
Menurutnya, harga tersebut lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran. Harga beras dipasaran Rp12 ribu per kg.
"Kalau di sini kan kalau dihitung-hitung harga beras hanya Rp10 ribu per kg," jelasnya.
Masringah berharap acara seperti ini bisa digelar terus selama bulan Ramadan.
"Semoga diadakan lagi, karena hari ini mencari uang sulit banget. Saya kan pedagang kaki lima, pedagang saja hasilnya cuma Rp50.000, itu untuk beli beras, untuk belanja, semuanya kurang," tuturnya.
Sementara itu, warga lain, Sri Utari (46), mengaku berangkat dari rumah sejak pukul 07.00 untuk bisa membeli beragam pangan murah.
"Sampai sini pukul 07.30, terus ini langsung beli beras, gula, sama telur," katanya
Menurut warga Kecamatan Jepon itu, acara pangan murah membantu rakyat kecil. Apalagi harga bahan pangan yanga ada lebih terjangkau.
"Harga telur dipasaran Rp31.000 bahkan ada yang Rp32.000. Kalau di sini murah hanya Rp27.000 per kg," jelasnya.
Selain telur, bahan pangan lain seperti beras jenis medium Rp60.000 per kemasan. Setiap kemasan berukuran 5 kg. Minyak goreng Rp15.000 per liter.
"Kalau di pasaran kan harga minyak goreng Rp16.000 ada yang Rp17.000. Jadi selisihnya lumayan dengan yang di sini," jelasnya.
Sri berharap acara pangan murah bukan hanya digelar saat Ramadan, melainkan saat hari-hari biasa bisa digelar. Selain itu, ia berharap agar bahan pangan di pasaran bisa turun dan stabil.(Iqs).
| Wabup Amir Husein Minta Mas dan Mbak Wonosobo Aktif Dukung Pembangunan Pariwisata |
|
|---|
| Pria Ngaku Polisi Rampas Smartwatch Remaja 19 Tahun di Wates, Sempat Ancam Tembak Korban |
|
|---|
| Viral Mobil Nyaris Tertabrak KA Anggrek, Terobos Palang Perlintasan di Layur Semarang |
|
|---|
| Minta Uang Tidak Diberi, Anak Bakar Rumah Orangtuanya di Sukolilo Pati, Ini Kronologinya |
|
|---|
| SELAMAT, Tim Basket Putra UKSW Juara 2 Campus League Basketball The Nationals 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Warga-Blora-Serbu-Pangan-Murah.jpg)