Kabupaten Pekalongan
RSUD Kajen Pekalongan Kembali Kenalkan Progam Mentari Pagi, Pasien Tak Perlu Antre
Sejak dibuka pada 19 Februari 2024, layanan Mentari Pagi RSUD Kajen sudah dimanfaatkan ratusan pasien RSUD Kajen, per hari sekira 50 pasien.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Guna mempermudah pasien, RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan terus meningkatkan pelayanan.
Seperti, meluncurkan program Mentari Pagi (Mendapatkan Obat Tanpa Antre Pasti Terbagi).
Kemudian dengan layanan tersebut pasien tak perlu antre, obat akan diantar ke rumah.
Direktur RSUD Kajen, dr Imam Prasetyo mengatakan, tujuan program ini yaitu untuk memangkas antrean pengambilan obat di rumah sakit.
Baca juga: PMI Kabupaten Pekalongan Bantu Pulihkan Trauma Anak Korban Banjir Bandang Wangandowo
Baca juga: Pemkot Pekalongan Imbau Perusahaan Berikan THR Paling Lambat 4 April 2024
"Dengan Mentari Pagi ini, pasien setelah periksa jadi bisa langsung pulang."
"Tidak perlu antre obat."
"Jadi antrean di rumah sakit bisa berkurang," kata dr Imam Prasetyo kepada Tribunjateng.com, Senin (25/3/2024).
Pasalnya, selama ini antrean pengambilan obat di RSUD Kajen bisa mencapai 400-600 pasien dalam sehari.
Bagi pasien yang berminat menggunakan layanan ini, tinggal mendaftarkan diri setelah periksa.
Kemudian, pilih layanan Mentari Pagi.
Baca juga: Festival Balon Pekalongan Akan Digelar 3 Kali Semarakkan Momen Syawalan
Baca juga: Pemkot Pekalongan Tanam Ribuan Pohon dan Ajak Warga Sediakan Ruang Terbuka Hijau Privat
"Setelah itu diverifikasi dan melakukan pembayaran di loket."
"Pasien, bisa langsung pulang dan menunggu obat di rumah."
"Biayanya Rp 8 ribu hingga Rp 15 ribu, menyesuaikan jarak dari RSUD Kajen ke alamat rumah pasien," imbuhnya.
Pihaknya mengungkapkan, layanan Mentari Pagi ini bekerja sama dengan salah satu jasa ekspedisi pengiriman barang ternama.
Cakupan pengirimannya meliputi wilayah Kabupaten dan Kota Pekalongan, Batang, serta Pemalang.
Tribunjateng.com
tribun jateng
Kabupaten Pekalongan
RSUD Kajen
Mentari Pagi RSUD Kajen
Program Antar Obat Pasien Pekalongan
dr Imam Prasetyo
| Plt Bupati Sukirman : Purwodadi Cup Jadi Wadah Talenta Sepak Bola |
|
|---|
| Anggaran Pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan Dipangkas Dari Rp 40 Miliar ke Rp 19,5 Miliar |
|
|---|
| Syawalan 2026, Plt Bupati Pekalongan Sukirman Dorong Promosi Megono ke Tingkat Nasional |
|
|---|
| Bupati Fadia Genjot Zakat, Bantuan Rumah dan Sanitasi Langsung Mengalir |
|
|---|
| Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Komitmen Jaga Lahan Pertanian Demi Swasembada Pangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kabid-pelayanan-medis-rsud-kajen-dr-imam-prasetyo.jpg)