Advertorial
Dishub Prediksi Pemudik ke Kudus Melonjak 15 Persen
Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus memprediksi jumlah pemudik tahun ini yang datang ke Kabupaten Kudus.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus memprediksi jumlah pemudik tahun ini yang datang ke Kabupaten Kudus akan mengalami peningkatan dibanding dengan tahun sebelumnya. Peningkatan itu mencapai 15 persen.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Catur Sulsityanto mengatakan, pihaknya memprediksi peningkatan jumlah pemudik ini dihitung sejak sepekan sebelum Idulfitri tiba. Jika pada tahun 2023 jumlah pemudik yang masuk ke Kabupaten Kudus melalui Terminal Induk Jati Kudus ada sebanyak 14.974 penumpang, maka pada tahun ini diprediksi akan meningkat 15 persen menjadi 17.220 penumpang.
Kemudian untuk jumlah bus yang masuk ke Terminal Induk Jati Kudus pada mudik lebaran tahun sebelumnya sebanyak 1.033 bus, pada tahun ini diprediksi naik menjadi 5 persen menjadi 1.085 bus yang akan masuk ke Terminal Induk Jati Kudus.
“Untuk data ini kami dapatkan dari catatan di Terminal Induk Jati Kudus. Kalau untuk pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi tentu jumlahnya juga lebih dari itu,” kata Catur.
Persiapan demi persiapan telah dilakukan oleh Dinas Perhubungan guna menghadapi datangnya Idulfitri. Selain menyiapkan segenap peranti yang berkaitan mudik atau arus balik, Dinas Perhubungan juga menyiapkan dan telah melakukan sejumlah peranti keamanan demi keselamatan bersama.
Di antara yang pihaknya lakukan yaitu pengecekan komprehensif atau ramp check pada kendaraan umum yang digunakan untuk angkutan mudik di terminal. Selain itu pihaknya juga melakukan pemantauan kepada perusahaan otobus yang membuka pelayanan angkutan mudik lebaran.
“Kami juga melakukan pembinaan kepada masyarakat umum untuk mempersiapkan kendaraan secara maksimal agar tidak mengakibatkan kecelakaan,” kata Catur.
Selanjutnya, kata Catur, pihaknya juga menyiagakan tim penerangan jalan umum dan rambu-rambu lalu lintas apabila ada laporan kerusakan dari masyarakat tim tersebut bisa langsung turun melakukan perbaikan.
“Ini semua kami lakukan untuk menunjang kelancaran dan kesuksesan masa mudik Idulfitri 2024,” kata Catur.
Kemudian yang tidak kalah penting saat mendekati Lebaran di Kota Kudus acap kali terjadi kemacetan, terutama di depan pusat perbelanjaan. Kemacetan ini disebabkan meningkatnya kunjungan warga ke pusat perbelanjaan. Alhasil kantong parkir tidak mampu menampung akhirnya parkir sampai memakan bahu jalan. Untuk itu solusi yang akan dilakukan oleh Dinas Perhubungan yaitu dengan menempatkan petugas pengatur lalu lintas di depan pusat perbelanjaan.
“Kami juga akan memberikan pembinaan kepada petugas parkir oleh Satgas Parkir dalam mengatur kendaraan yang parkir,” kata dia.
Pihaknya juga akan menggelar patrol rutin di beberapa titik yang berpotensi terjadi lonjakan parkir. Di antara lokasi di Kota Kudus yang berpotensi melonjak parkirnya yaitu di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pemudik-Kudus-12345.jpg)