Berita Regional
Dua Gadis Pelajar Ini Nyaris Dijual ke Kalimantan, Modusnya Lomba Modeling
Kejadian dugaan perdagangan orang kembali mencuat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), ketika seorang mahasiswi
TRIBUNJATENG.COM - Kejadian dugaan perdagangan orang kembali mencuat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), ketika seorang mahasiswi berinisial IN diduga meminta dua pelajar, MN (15) dan NR (16), untuk membohongi kedua orangtua mereka demi tujuan yang tak wajar.
Kisah ini bermula ketika NR, salah satu pelajar, diminta IN untuk meminta izin kepada orangtuanya untuk mengikuti lomba model di Kalimantan Utara.
IN memastikan bahwa dirinya sudah memesan tiket untuk NR agar bisa ikut serta dalam lomba tersebut.
Namun, ayah NR, berinisial D, tak setuju karena merasa khawatir anaknya akan dijual.
Dugaan perdagangan orang ini semakin terang saat pada Jumat (29/3/2024), NR kabur dari rumah.
Panik, ayahnya segera melaporkan kejadian tersebut ke Mako Polsek Kemaraya, Kendari.
Setelah dilakukan penelusuran, NR ditemukan berada di Bandara Haluoleo bersama IN dan MN, yang kabarnya akan mengikuti lomba model.
Di bandara, orang tua korban dan IN terlibat cekcok, dengan IN mengklaim bahwa mereka hendak pergi untuk mengikuti lomba.
Namun, untuk menghindari keributan lebih lanjut, mereka semua dibawa ke Mako Polsek Kemaraya untuk penyelidikan lebih lanjut.
Di sana IN belum mau mengakui perbuatannya.
Setelah kasus itu diambil alih oleh Polresta Kendari, ia pun mengakui kalau akan menjual NR dan MN.
Di hadapan polisi IN bilang kalau dirinya sudah empat kali menjual perempuan ke Kalimantan.
Setiap satu orang yang dibawa, Ia mendapat keuntungan Rp 5 sampai 6 juta rupiah
Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Nyaris Dijual, 2 Pelajar di Kendari Bohong ke Orangtua, Sebut Bakal Ikut Lomba Model di Kalimantan
| Bermodal Rompi Warna Hijau, Polisi Gadungan Rampas Ponsel Pelajar Modus Mau Nilang |
|
|---|
| Ngeri! COD HP Berujung Maut, Pemuda Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk dan Tembak |
|
|---|
| Sosok Haji Her yang Disambut Isak Tangis Ribuan Petani Usai Diperiksa KPK, Punya Ciri Khas |
|
|---|
| Kerja Bakti Mencekam, Warga Temukan Mayat Tanpa Kepala di Tumpukan Bambu, Identitas Segera Dikenali |
|
|---|
| KPK Baru Kali Ini Menemukannya, Modus Bupati Tulungagung Peras Pejabat Disebut Sangat Mengerikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Mahasiswi-berinisial-IN-ditangkap-polisi-karena-hendak-menjual-dua.jpg)