Berita Regional
Pelaku Pencurian Sapi di Sinjai Berkeliaran Tak Tertangkap, Ini Kata Polisi
Kasus pencurian hewan ternak kembali mengguncang Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, dengan dua
TRIBUNJATENG.COM - Kasus pencurian hewan ternak kembali mengguncang Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, dengan dua insiden terjadi dalam kurun waktu singkat.
Kejahatan pertama terjadi di Dusun Tanah Tengnga, Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan, di mana satu ekor sapi milik Khusnul Khotimah raib pada 16 Maret 2024.
Menurut Khotimah, sapi betinanya ditambatkan di kebun miliknya sebelum ia kembali ke rumahnya yang berjarak sekitar 1 kilometer untuk beristirahat.
Namun, keesokan paginya, ketika Khotimah hendak memberi makan sapi tersebut, dia mendapati bahwa hewan ternaknya telah hilang dari tempatnya.
Dengan cepat, Khotimah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sinjai Selatan untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.
Kapolsek Sinjai Selatan, Iptu Massalinri, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut dan sedang melakukan penyelidikan intensif terhadap kasus ini.
“Kami berkoordinasi dengan Sat Reksrim Polres Sinjai, sementara tahap lidik,” katanya.
Kasus pencurian hewan ternak kembali terjadi Desa Biroro, Kecamatan Sinjai Selatan.
Kali ini sebanyak lima ekor sapi milik Tampa, warga Desa Biroro dicuri.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (30/3/2024), sekitar pukul 02.00 Wita.
Saat ini pihak Kepolisan juga masih melakukan penyelidikan guna mencari dan mengungkap siapa pelakunya.
“Kita berkoordinasi dengan Resmob Polres Sinjai dan masih tahap penyelidikan,” ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul 2 Kasus Pencurian Sapi Selama Ramadan di Sinjai, Pelaku Masih Berkeliaran
| Jumat Keramat! Bupati Tulungagung Gatut Sunu Terjaring OTT KPK |
|
|---|
| Polisi Selidiki Bubuk Hitam Diduga Penyebab Pelajar Tewas Karena Senapan Rakitan Meledak saat Ujian |
|
|---|
| Gempa M 3,7 Guncang Flores Timur dan Lembata Mirip Truk yang Sedang Melintas |
|
|---|
| Kisah Rifai Diusir dari Rumahnya oleh Pria yang Numpang, Dikejar Pakai Parang, Barang Habis Dijual |
|
|---|
| Kisah Pengabdian 18 Tahun Guru SD hingga Berstatus PPPK, Kini Dipecat karena Dituduh Selingkuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-sapikompascomfabian-j-kuwado.jpg)