Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ramadan 2024

Jelang Lebaran, Pengrajin Parcel di Kota Pekalongan Banjir Orderan

Sepekan jelang lebaran Idul Fitri 2024, pengusaha parsel hari raya di Kota Pekalongan kebanjiran orderan. 

Aisya Aulia Latifah
Monalisa sedang menyusun parcel pesanan dari pembeli 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Sepekan jelang lebaran Idul Fitri 2024, pengusaha parsel hari raya di Kota Pekalongan kebanjiran orderan. 

Hal tersebut pun turut dirasakan oleh Monalisa, pengusaha parsel di Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Pemilik usaha Monalisa Parcel ini mengaku hingga saat ini pesanan parsel sudah menembus angka 500 pesanan hingga mendekati lebaran nanti, bahkan akan bertambah. 

"Pesanan parcel sampai saat ini audah banyak, sudah sekitar 500 picis." ungkap Monalisa, Kamis (4/4/2024). 

Meskipun begitu, Monalisa mengaku di tahun ini pesanan agak berkurang dibanding tahun lalu. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan akan ramai nanti saat mendekati lebaran. 

"Tahun kemarin bahkan masih lebih banyak dari tahun ini. Pesanannya kebanhakan dari pribadi, toko, instansi, sampai para pengusaha di sekitar. Paling jauh itu yang order dari Batang, Comal, dan juga Pemalang." jelasnya. 

Untuk isian parselnya sangat beragam sesuai request dari para pembeli atau orderan. Mulai dari kue kering hingga sembako, bahkan baju tergantung pesanan. 

"Kita juga jual rotannya saja untuk membuat parsel. Untuk harga sendiri berkisar harga Rp100 ribu hingga jutaan juga ada. Tergantung isi parsel dan permintaan." sambung perempuan yang telah lema merintis usaha parsel sejak 18 tahun lalu. 

Untung waktu pengerjaan parcel ini tergantung dengan banyaknya orderan, jika orderannya banyak dirinya juga dibantu oleh tiga karyawannya. 

"Kalau pas pesanannya banyak seperti ini saya lembur sampai selesai dibantu 3 karyawan saya," tukasnya. 

Dirinya mengaku, sejauh ini kendalanya hanya pada kenaikan harga produk isian parcel yang makin susah dicari dan mahal saat mendekati lebaran. Sehingga tentu saja akan berpengaruh pada isian parcel yang tidak sama dengan saat memesan di awal bulan ramadan. 

"Tahun ini harga parcel naik Rp10 ribu per/parcel di banding tahun lalu," lebih lanjut.

Dari tahun ke tahun isian parcel yang paling banyak dicari yaitu parcel makanan ringan, selain praktis harganya juga lebih terjangkau. (Peh)

Baca juga: Waspadai Kebakaran Kapal Saat Libur Lebaran, DKP Kota Pekalongan Bentuk Keamanan Gabungan

Baca juga: Jelang Lebaran, Baznas Kota Pekalongan Berikan Santunan Kepada 150 Penyandang Disabilitas

Baca juga: Innalillahi! Kasmin Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus, Petani di Blora Ditemukan Meninggal Dunia

Baca juga: Satpol PP Kerepotan Tertibkan PKL yang Langgar Zona Merah di Alun-alun Simpang Lima Pati

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved