Kamis, 14 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Dendam saat Sekolah, 2 Pemuda Asal Karimunjawa Ditusuk di Kos Jepara

Penusukan terhadap dua pemuda asal Karimunjawa, Kabupaten Jepara, di sebuah rumah kos Kelurahan Potroyuda, Kecamatan Jepara.

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG/TITO ISNA UTAMA
Lokasi tempat Kost yang menjadi kejadian penusukan kedua pemuda asal Karimunjawa di Kelurahan Potroyuda, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Penusukan terhadap dua pemuda asal Karimunjawa, Kabupaten Jepara, di sebuah rumah kos Kelurahan Potroyudan, Kecamatan Jepara.

Peristiwa itu terjadi sekiranya, pukul 04.30 WIB, Sabtu (6/4/2024).

Kapolres Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan,  benar ada penusukan kepada kedua pemuda yaitu, Anzzakari (23) warga Desa Kemojan, Kecamatan Karimunjawa, dan Iklil Hisam (21) Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa.

Untuk pelaku penusukan dilakukan oleh Sovinyanto (22) warga Desa Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara.

Kedua korban mengalami luka cukup serius di bagian perut dan dada, hingga nampak satu di antara korban terlihat usus di dalam perut korban sampai keluar.

"Kedua korban sudah terkapar bersimbah darah di lantai," kata Kapolres Jepara kepada Tribunjateng, Minggu (7/4/2024).

AKBP Wahyu menjelaskan kronologi kejadian bermula pelaku menghampiri rumah kost teman perempuannya.

Saat pelaku berada di tempat rumah kost teman perempuannya, pelaku dihampiri kedua korban yang berniat untuk menyelesaikan permasalahan dengan pelaku.

"Korban Anzzakari mengetuk pintu bermaksud menyelesaikan masalah dengan pelaku," ucap Kasatreskrim.

Ketika pelaku dengan korban sudah bertemu di depan kamar kost, kedua pihak sempat adu mulut, dan saling tarik pakaian.

"Pelaku membukakan pintu dan terjadi perkelahian saling dorong dan tarik menarik kaos antara Iklil dan pelaku," ungkapnya.

Setelah itu pelaku masuk ke kamar dan mengambil sangkur yang ada di bawah kolong almari kamar kos teman putrinya.

"Kemudian diselipkan di pinggang pelaku sebelah kiri, dan berbekal sangkur tersebut pelaku keluar kamar menemui kedua korban,"ucapnya.

Ketika itu kedua korban menyerang pelaku hingga pelaku jatuh terlentang tersandar di pintu kamar.

Saat itu karena terdesak tangan kanan pelaku memegangi badan korban dan terdesak maka tangan kiri pelaku mencabut sangkur dari pinggangnya.

"Langsung menusuk ke arah perut korban hingga Iklil jatuh terkapar di lantai," ujarnya.

Mendengar suara gaduh Muhamad Murodli dan Muhamad Muamar Assidiqi pemilik kos berusaha melerai.

"Muhamad Murodli berhasil merebut sangkur dari tangan pelaku, namun kedua korban sudah terkapar bersimbah darah dilantai," jelasnya

Melihat kedua tidak sadarkan diri, langsung dibawa ke di RSUD RA Kartini Jepara.

"Hasil pemeriksaan dr Riyan,  korban Ikim Hisam dalam keadaan tidak sadar, perdarahan berat dan gagal nafas, terdapat luka tusuk diperut dengan usus terburai," ucapnya.


Namun sekitar pukul 19.00 WIB Iklil Hizam meninggal dunia, rencana jenazah dibawa ke rumah duka dan akan dimakamkan di TPU Karimunjawa.

Sedangkan Anzzakaria dengan kondisi sadar, mengalami emodinamik stabil, luka tusuk di perut bagian kiri dengan usus terburai.

Sementara untuk pelaku penusukan sudah berhasil diamankan kepolisi dan di tahan di rutan Polres Jepara.

"Untuk pelaku saat sudah diamankan dan di tahan di rutan Polres Jepara," kata Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Ahmad Masdar Tohari.

Untuk alasan lanjut Kasatreskrim Polres Jepara, akibat dendam lama antara pelaku dan korban ketika waktu sekolah.

"Dendam lama, waktu SMP sering diejek korban," tutupnya. (Ito)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved