Hari Kartini
Jelang Hari Kartini, Siswa-siswi di Solo Menggambar Massal
Sebanyak 85 siswa-siswi SD Negeri Bromantakan Surakarta menggambar massal di pedestarian Ngarsopuro di Jalan Diponegoro, Keprabon, Jumat (19/4/2024).
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SOLO – Sebanyak 85 siswa-siswi SD Negeri Bromantakan Surakarta menggambar massal di pedestarian Ngarsopuro di Jalan Diponegoro, Keprabon, Jumat (19/4/2024).
Para siswa-siswi tersebut menggambar pahlawan Nasional RA Kartini menggunakan kapur warna-warni dengan media papan media triplek berwarna hitam.
Kegiatan ini diprakasai Komunikotavisual untuk menyambut Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada (21/4) mendatang.
Kegiatan menggambar massal itu bertema seputar kesetaraan gender, figur RA Kartini sebagai tokoh emansipasi wanita, dan tema seputar persamaan hak antara wanicta dan pria, serta tema gambar lainnya.
Co Founder Komunikotavisual, Basnendar Herry mengatakan kegiatan itu sebagai upaya mengenalkan hasil perjuangan RA Kartini kepada siswa sekolah dasar dan memberi media alternatif berkesenian, khususnya seni rupa.
"Kegiatan ini dalam rangka menyambut peringatan Hari Kartini, kita mengajak 85 siswa SD Negeri Bromantakan Surakarta melakukan aktivitas menggambar massal dengan media papan tulis alat tulis menggunakan kapur tulis warna-warni," terangnya kepada Tribunjateng.com.
Semangat itulah, kata Basnendar yang ingin ditanamkan kepada anak-anak. Terpenting anak-anak bisa menuangkan kreatifitas, ide gagasan melalui gambar kemudian bersama-sama bisa belajar diluar kelas bersama.
Untuk kegiatan di hari H Kartini nanti, pihaknya belum bisa memastikan kegiatannya. Namun is berencana akan menyelenggarakan kegiatan di Solo CFD dengan melibatkan masyarakat umum.
Sementara itu, Kepala SD Negeri Bromantakan, Surni mengatakan dari 85 siswa-siswi kelas 3,4 dan 5 yang mengikuti menggambar massal, 12 siswa diantaranya ialah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Surni mengaku sekolahnya merupakan sekolahan inklusi, sehingga memang ada sejumlah anak ABK. "Ada 85, 12 siswa adalah ABK," kata dia.
12 siswa inklusi tersebut juga turut menggambar massal. Bukan hanya RA Kartini, para ABK ini justru menggambar dan menulis nama guru perempuan di sekolahnya.
"Ini hasilnya (lukisan ABK) malah diluar prediksi. Ada nama guru kelas, guru perempuan disini, ada gambar tambahan lainnya," kata Surni.
Ia menambahkan anak-anak ABK mampu mengikuti pembelajaran dengan bagus. Hanya saja memang butuh pendampingan khusus untuk fokus para anak ABK. (uti)
Baca juga: Keseruan Pertandingan Futsal Antar Warga Binaan Lapas Kelas llB Slawi Tegal
Baca juga: Sosok Ernando Ari Selalu Selamatkan Gawang dari Tendangan Penalti yang Mengarah ke Kiri
Baca juga: 114 Jemaah Calon Haji Kudus Tidak Melunasi BPIH
Baca juga: Pantai Alam Indah Tegal Masuk 10 Besar Wisata Jateng yang Paling Banyak Dikunjungi saat Lebaran 2024
BI Jateng Dukung Pengembangan Batik Lasem Menuju Ekonomi Hijau |
![]() |
---|
Link Twibbon Peringatan Hari Kartini 21 April 2025 |
![]() |
---|
Rayakan Hari Kartini, KBC Gelar Lomba Foto di Lokasi Syuting Film Filosofi Kopi |
![]() |
---|
SMP Maria Mediatrix Gelar Upacara Perayaan Hari Kartini |
![]() |
---|
Peringati Hari Kartini, Hotel Dafam Pekalongan Gandeng Hebe Beauty di Rutan kelas 2A Pekalongan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.