Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN Saizu

UIN Saizu Purwokerto Komitmen Lakukan Efisiensi Penggunaan Listrik

Universitas Islam Negeri Profesor KH Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto berkomitmen melakukan efisiensi dalam penggunaan listrik di kampusnya. Ber

Editor: Editor Bisnis
IST
UIN Saizu Purwokerto Komitmen Lakukan Efisiensi Penggunaan Listrik 

TRIBUNJATENG.COM - Universitas Islam Negeri Profesor KH Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto berkomitmen melakukan efisiensi dalam penggunaan listrik di kampusnya. Berbagai upaya terus ditempuh, agar tagihan penggunaan listrik bisa terkontrol dan tidak tinggi.


Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof Ridwan menyebutkan, efisiensi penggunaan listrik mutlak diperlukan. Harapannya, kedepan penggunaan listrik di Kampus Hijau, sebutan UIN Saizu Purwokerto dapat terkontrol. Begitupun umur penggunaan peralatan teknologi dengan listrik bisa bertahan lama.


"Kami mempunyai problem, soal bagaimana mengendalikan atau melakukan efisiensi penggunakaan listrik. Karena kebutuhan saat ini, UIN Saizu Purwokerto ingin adanya efisiensi penggunaan listrik. Apakah ada produk dari PLN Icon+ untuk pengendalian listrik jarak jauh?," tanyanya.


Hal itu disampaikan saat menerima Audiensi dari PT Indonesia Comnets Plus (PLN Icon+) di Ruang Rapat Senat, Gedung Rektorat Lantai 2, Kamis (18/4/2024). Dalam kesempatan itu, Prof Ridwan didampingi Wakil Rektor II, Prof Sulkhan Chakim dan Kepala Biro AUPK, Edhi Gunawan.


Menurutnya, Kampus UIN Saizu Purwokerto telah berusia 61 tahun. Selama masa berdirinya, Kampus Hijau tidak lepas dari PLN. PLN dan UIN Saizu Purwokerto sudah bermitra sejak awal berdiri. Begitupun dengan hadirnya Kampus II UIN Saizu di Purbalingga, tentu tidak lepas dari penggunaan listrik.
 
Dalam kesempatan itu, Prof Sulkhan Chakim juga bertanya bagaimana untuk mengoptimalkan dan efektifitas penggunaan listrik? Apakah untuk penggunaan PV rooftop bisa dikendalikan dari jarak jauh? Karena, untuk saat ini penggunaan listrik di kampusnya terbilang besar.


Hal ini dikarenakan banyak penggunaan listrik yang mubazir, seperti adanya perangkat teknologi tidak dimatikan, seperti lampu, komputer, LCD, AC, bahkan proyektor di ruang perkuliahan. Pihaknya tentu terus berupaya agar listrik digunakan seperlunya. Jika sudah tidak digunakan, maka harus dimatikan.


Manager Unit Layanan PLN Icon+ Purwokerto, Satya Adi Ramdhani menyebutkan, PLN Icon+ berdiri sejak Tahun 2000 dan baru diresmikan oleh Menteri BUMN pada tahun 2002 sebagai sub holding BUMN. PLN Icon+ merupakan anak perusahaan dari PT PLN (persero). Pihaknya menangani bidang layanan internet dan lainnya.


Menurutnya, ada tiga jenis untuk PV Rooftop yaitu : On Grid, Off Grid, dan Hybrid > Green energy. Untuk perijinan dilakukan 2x dalam setahun, dilakukan dengan cara yang mudah karena dalam SE Menteri BUMN tidak ada batasan pembangunan PV Rooftop, tidak seperti aturan sebelumnya yang hanya bisa di cover sebanyak 15 persen.


Untuk efisiensi penggunaan listrik, pihaknya ada produk bernama energi management system yang akan terhubung dengan jaringan internet. Untuk efisiensi penggunaan listrik membutuhkan perangkat dari IoT, bisa mengkontrol penggunaan listrik dari jarak jauh dengan satu monitor dashbord.


Dari segi harga perlu adanya survey lokasi dan jumlah penggunaan serta kebutuhan yang diperlukan oleh UIN Saizu Purwokerto. Saran untuk penggunaan perangkat IoT, sebaiknya dilakukan secara linear dan apabila secara produk dan pelayanan bagus bisa menambahkan produk lain.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved