Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Dibuka Lagi Juni 2024, Bakal Dioptimalkan Sebagai Ruang Komunal

Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta direncanakan akan dioptimalkan sebagai ruang komunal yang dinamis atau tepatnya dimulai Juni 2024.

Editor: deni setiawan
Indonesian Heritage Agency
TAMPAK DEPAN Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta sejak Maret 2024 hingga saat ini masih ditutup.

Direncanakan, museum tersebut akan dibuka kembali untuk umum pada Juni 2024, seiring rampungnya proyek revitalisasi di kompleks museum tersebut.

Ketika dibuka, wajah baru museum berikut beragam fasilitas yang disediakan di dalamnya akan membuat pengunjung tak menyesal saat berkunjung ke sana.

Baca juga: Disbudpar Kudus Terus Upaya Kembangkan Museum Patiayam dan Kretek

Baca juga: Menjajal Alat Produksi Rokok Tradisional di Museum Kretek, Dipakai Pabrikan Ternama di Indonesia

Proses revitalisasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta direncanakan rampung pada awal Juni 2024.

Dengan demikian, tempat bersejarah ini pun akan dibuka kembali pada waktu tersebut, setelah tutup sejak Maret 2024.

"Proyek revitalisasi sedang kami maksimalkan dan saat ini berjalan sesuai rencana, dimana akan rampung dan dibuka kembali untuk publik pada awal Juni 2024," tutur Penanggung Jawab Unit Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, M Rosyid Ridlo seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (30/4/2024).

Rosyid melanjutkan, salah satu program baru yang akan diadakan saat pembukaan kembali adalah Wisata Malam Vredeburg.

Ada pula instalasi video mapping, sound lighting, dan water fountain di area museum yang berada di bawah naungan Indonesian Heritage Agency (IHA) ini. 

Area museum seluas sekira 46.574 meter persegi ini juga akan dioptimalkan sebagai ruang komunal yang mengakomodasi aktivitas publik, lewat pembangunan coworking space, coffee shop, ruang anak, dan toko merchandise.

Baca juga: Pastikan Kenyamanan Pengunjung, Museum Batik Pekalongan Tambah Ruang Workshop 

Baca juga: Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah: Jejak Islam di Jawa Tak Lepas dari Budaya dan Syiar Modern

Plt Kepala IHA, Ahmad Mahendra menuturkan, pihaknya berencana menjadikan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta sebagai ruang komunal yang dinamis.

Hasilnya, akan ada interaksi antara pengunjung dengan museum.

"Sebagai bagian dari komitmen kami untuk mengoptimalkan standar pelayanan dan pengelolaan museum yang profesional, Museum Benteng Vredeburg sedang melalui sejumlah proyek revitalisasi."

"Yang bertujuan memperbaiki fasilitas serta meningkatkan pengalaman pengunjung," jelas Ahmad.

Adapun revitalisasi yang dilakukan antara lain perbaikan kerusakan bangunan, pemeliharaan bangunan, pembenahan ruang diorama, pembenahan lahan parkir, pembenahan area ticketing, pembuatan Taman Patriot, dan pembenahan area Bastion. 

"Dengan menggali lebih dalam makna dari transformasi ini, kami berharap dapat memperkuat apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian sejarah dalam menjaga identitas nasional," kata Ahmad. (*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved