Geger Mahasiswi Penerima KIPK
Nasib Serupa di Undip Semarang, Selebgram Kembar 3D Ikut Terseret, Disebut Masih Aktif Terima KIPK
Kasus penerimaan beasiswa KIPK kembali menyeret nama baru, yakni selebram kembar 3 bernama Dita, Dini, dan Dina di Universitas Riau.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Belum selesai viralnya tiga mahasiswi Undip Semarang penerima Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIPK) yang bergaya hidup mewah, warganet kembali membongkar sosok lain yang diduga senasib.
Sosok yang dimaksud warganet adalah selebgram kembar tiga (3D).
Dua di antaranya yakni Dini Diahsari dan Dina Anggraeni disebutkan warganet juga selama ini menikmati atau berstatus sebagai penerima KIPK di Universitas Riau.
Baca juga: Inilah Sosok Nanda Marissa Mahasiswi Undip Semarang Penerima KIPK Ketahuan Dugem
Baca juga: Sosok Cecilia Sevilla Tampubolon Penerima KIPK Undip Pamer Gaya Hidup Mewah, Kini Mengundurkan Diri
Polemik penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP-Kuliah) tidak tepat sasaran kembali jadi perbincangan.
Sebelumnya, tiga mahasiswi Undip Semarang viral lantaran bergaya hidup mewah tetapi menerima KIP Kuliah (KIPK).
Selain bergaya mewah, mereka juga memiliki penghasilan yang cukup banyak sebagai selebgram.
Tak heran jika warganet mendesak ketiganya untuk mengundurkan diri sebagai menerima KIPK Undip Semarang.
Belum selesai soal masalah di atas, kasus penerimaan beasiswa KIPK kembali menyeret nama baru, yakni selebram kembar 3 bernama Dita, Dini, dan Dina.
Tiga saudara ini dituding turut mendapatkan bantuan beasiswa untuk mahasiswi tidak mampu.
Dua di antara yakni Dini Diahsari dan Dina Anggraeni diisukan mendapat beasiswa KIPK di kampusnya.
Setelah viral, netizen bahkan memberikan bukti bahwa selebgram dengan jumlah pengikut 796 ribu di Instagram itu menerima KIPK.
"INI PARAH BANGET SIH KALO GA MAU NGUNDIRIN DIRI DAN BALIKIN DUITNYA."
"ITU DUIT RAKYAT BUAT MAHASISWA MISKIN WOY..."
"Minimal duit 2 semester yang udah cair dibalikin juga laah...."
"Bukti udah ada tuhh," tulis unggahan akun X @tanyakanrl, seperti dilansir dari TribunSolo.com, Kamis (2/5/2024).
Padahal, selebgram ternama ini banyak menerima endorse dari brand ternama.
Kabarnya tarif endorse mereka mencapai angka Rp20 juta untuk sekali promosi.
Alhasil, warganet pun beramai-ramai menuliskan kekesalannya di akun Instagram Dita, Dini, dan Dina.
Sayangnya, hingga saat ini, kembar tiga ini belum memberikan klarifikasi terkait isu penerimaan KIP Kuliah (KIPK).
Baca juga: Syarat Penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah KIPK, Viral Disalahgunakan Mahasiswi Undip Semarang
Baca juga: Inilah Sosok Syifa Khulfia Mahasiswi Penerima KIPK Undip Semarang Hedon: Pamer HP Boba, Ngopi Fancy
Sebelumnya melalui Tribunjateng.com, sejumlah mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) dari Undip Semarang, diduga menyalahgunakan bantuan.
Hal tersebut viral di media sosial.
Penerima KIPK dari Undip Semarang diungkap oleh warganet, diduga berasal dari ekonomi mampu dan bergaya hidup mewah.
Sehingga hal itu dinilai menyalahgunakan bantuan KIPK yang seharusnya diberikan kepada mahasiswa yang tidak mampu.
Sejumlah nama mahasiswa yang diduga menyalahgunakan bantuan KIPK diungkap oleh beberapa akun di Twitter atau X.
Akun @riansaxxx misalnya, menyebutkan sejumlah nama diduga mahasiswa Undip Semarang penerima KIPK yang bergaya hidup mewah.
Hingga Rabu (1/5/2024), cuitan tersebut sudah mendapatkan penayangan sebanyak 3,2 juta kali.
Sementara akun X @convomfs menampilkan diduga mahasiswa Undip penerima KIPK yang memiliki sejumlah barang mewah.
Akun tersebut mengunggah sejumlah foto dari mahasiswi itu, juga pengakuan pencapaiannya seperti membeli ponsel, tas mahal, hingga sepeda motor jenis Vespa matic.
Unggahan tersebut mendapat 3.000 retwit, 26.000 like, dan lebih dari satu juta penayangan.
Sejumlah mahasiswa yang namanya diungkap warganet kemudian mengaku mengundurkan diri dari KIPK.

Baca juga: Daftar 5 Mahasiswi Undip Semarang Dituding Menyalahgunakan KIPK
Mereka yang kemudian mengundurkan diri antaranya mahasiswa berinisial CMJ, SKP, dan NDP.
Terkait dugaan mahasiswa Undip Semarang penerima KIPK yang dinilai tidak tepat sasaran, pihak kampus pun buka suara.
Manajer Layanan Terpadu dan Humas Undip Semarang, Utami Setyowati tak menampik adanya mahasiswi penerima KIP Kuliah berinisial CMJ yang menjadi trending topik di media sosial.
Mahasiswi tersebut diduga tidak tepat menerima bantuan KIPK.
Utami Setyowati menyebutkan, CMJ merupakan mahasiswi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip Semarang.
"Sudah dilakukan tindaklanjut, baik berupa pemanggilan maupun survei ke tempat tinggal penerima yang diduga menerima KIPK," ujar Utami Setyowati.
Menurut Utami, mahasiswa yang ramai diperbincangkan tersebut awalnya memenuhi syarat menjadi penerima KIP Kuliah saat mendaftarkan diri.
Pihak Undip Semarang juga telah menjalankan mekanisme pendaftaran, verifikasi, dan penetapan penerima KIPK sesuai ketentuan.
Mekanisme tersebut menurutnya sesuai Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbudristek Tahun 2024.
Namun seiring waktu, mahasiswa tersebut menjadi selebgram yang mendapatkan pemasukan dari konten-kontennya di media sosial.
"Selanjutnya Undip Semarang akan mempertimbangkan kelanjutan pemberian bantuan KIPK," kata Utami Setyowati.
Pihaknya juga melakukan monitoring dan evaluasi secara periodik atas penerima KIPK oleh Undip melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan.
Baca juga: Mahasiswi Semarang Penerima KIPK yang Viral Pamer Gaya Hidup Hedon Ajukan Surat Pengunduran Diri
Baca juga: Daftar Mahasiswi Undip Semarang Bergaya Hedon Diduga Terima Beasiswa KIPK, Harus Mengembalikan
Mahasiswi Penerima KIPK Mengundurkan Diri
Terpisah, Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, Abdul Kahar mengakui pihaknya telah mengetahui kasus dugaan penyalahgunaan KIP Kuliah di Undip.
"Kami juga sudah mendapat informasi itu dan kami tentunya menyayangkan hal itu," ujarnya.
Menurutnya, mahasiswi itu awalnya memenuhi syarat menerima bantuan pendidikan.
Seiring waktu, mahasiswi yang menjadi selebgram itu kerap mengiklankan produk lewat akun media sosialnya.
Ini membuat dia berpenghasilan lebih dari cukup.
Dia bahkan bisa membiayai adik dan ibunya.
Dia menyebutkan, mahasiswi itu gigih mencari peluang sehingga dapat mengubah nasibnya dan keluarga.
Namun, dia tetap salah karena mahasiswi bersangkutan tidak mengundurkan diri sebelum dirinya ramai di media sosial.
Abdul Kahar mengungkapkan, mahasiswi Undip Semarang yang dipermasalahkan itu saat ini sudah mengundurkan diri dari penerimaan KIPK.
Minta Kampus Seleksi Ketat
Terkait keramaian di media sosial, Abdul Kahar menyatakan, Kemendikbudristek meminta perguruan tinggi yang punya mahasiswa penerima KIP Kuliah kerap memamerkan kehidupan mewahnya untuk melakukan evaluasi.
"Jangan-jangan memang anak ini dari awal tidak layak menerima KIP Kuliah (KIPK)," imbuhnya.
Karena itu, pihaknya meminta perguruan tinggi betul-betul menyeleksi penerima KIP Kuliah agar tepat sasaran sesuai kriteria.
Ini karena perguruan tinggi bertanggung jawab menyeleksi penerima bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Daftar Mahasiswi Undip Semarang Bergaya Hedon Diduga Terima Beasiswa KIPK, Harus Mengembalikan
Syarat Menerima KIP Kuliah
Abdul Kahar melanjutkan, regulasi KIP Kuliah telah diatur dalam Persesjen Nomor 10 Tahun 2022.
Berikut syarat mahasiswa berhak mendaftarkan diri dan menerima bantuan KIP Kuliah.
- Penerima PIP SMA/SMK/MA
- Terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai keluarga penerima bansos
- Terdata dalam Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPPKE) sebagai keluarga miskin
- Anak yang tinggal di panti asuhan atau panti sosial
- Memiliki Surat Keterangan Miskin (SKM) dari kelurahan
"Jadi, kalau tidak memenuhi salah satu syarat di atas tidak berhak menerima KIP Kuliah karena ini diperuntukkan bagi orang yang kurang mampu," tegas Abdul Kahar.
Dia menambahkan, Kemendikbudristek membuka ruang bagi penerima KIPK yang melakukan penghentian penerimaan bantuan di tengah jalan.
Penghentian bantuan dapat dilakukan dengan syarat ditemukan adanya penerima KIP Kuliah terbukti tidak sesuai ketentuan.
Misalnya, penerima tersebut bukan dari keluarga kurang mampu.
"Syarat lain apabila status mereka sudah berubah menjadi lebih baik (setelah menerima bantuan) sehingga tidak layak lagi menerima KIP," katanya.
"Karena boleh jadi waktu pandemi jatuh miskin, tapi sekarang sudah normal kembali maka anak yang bersangkutan harus mengundurkan diri," jelas Kahar. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Selebgram Kembar 3 Dita, Dini dan Dina Turut Dituding Terima Beasiswa KIP Kuliah, Gaya Hidup Disorot
Baca juga: Ijab Kabul Rizky Febian dan Mahalini Digelar di Jakarta, 3 Hari Setelah Prosesi Mepamit di Bali
Baca juga: 875 Jemaah Calon Haji Asal Boyolali Masuk Asrama Donohudan 5 Juni 2024
Baca juga: NGILU, Tubuh Urip Warga Klaten Tak Lagi Utuh, Tewas Tertabrak KA Sancaka
Baca juga: Jenis Jamur Ini yang Diduga Bikin Bapak dan 3 Anaknya Masuk UGD, Satu Keluarga di Cilacap Keracunan
Semarang
KIPK
kip kuliah
Selebgram Penerima KIP Kuliah
Universitas Riau
Selebgram Kembar 3
Selebgram 3D
Dini Diahsari
Dina Anggraeni
Undip
Kemenristekdikti
Utami Setyowati
Kemendikbudristek
Abdul Kahar
viral
Running News
Syarat Mahasiswa Penerima KIPK
Mahasiswa UHB Raih Prestasi Internasional di Thailand, Angkat Riset Kesehatan Berbasis Teknologi |
![]() |
---|
Kejati Jateng Tahan Sekda Klaten Jajang Prihono, Tersangka Baru Korupsi Pengelolaan Plaza Klaten |
![]() |
---|
Kronologi Kecelakaan Truk Elpiji Terseret Trailer di Tol JORR, Sopir Tewas di Lokasi |
![]() |
---|
TERUNGKAP, Ini Peran Sosok RS dalam Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Ditangkap di Nyatnyono Semarang |
![]() |
---|
Kisah Pilu Pria Ungaran Tiba-tiba Diberi Akta Cerai Istri Meski Tak Pernah Sidang, Ada Pria Lain |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.