Pigub Jateng
Janji Sudaryono untuk Nelayan di JawaTengah, Akses Permodalan Hingga Infrastruktur
Provinsi Jateng memiliki nelayan dengan jumlah terbanyak di Indonesia. Hal tersebut dicatat oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Penulis: budi susanto | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Provinsi Jateng memiliki nelayan dengan jumlah terbanyak di Indonesia.
Hal tersebut dicatat oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 2020.
Di mana total nelayan yang tersebar di Jateng mencapai 526 ribu orang lebih. Sedangkan posisi kedua ada Sulawesi Selatan dengan 467 ribu nelayan.
Banyaknya nelayan di Jateng juga berpotensi dalam hal membangkitkan perekonomian.
Misalnya, hasil tangkapan ikan laut dafi para nelayan di wilayah Jateng.
Mengutip data dafi Dinas Kelautan Provinsi Jateng, hasil tangkapan ikan laut pada triwulan III 2023 mencapai 89,9 ribu ton lebih.
Dari total tersebut, Pelabuhan Pati, Bajomulyo dan Pelabuhan Tasik Agung, kabupaten Rembang mencatatkan produksi terbesar.
Di mana produksi tangkapan ikan di Pelabuhan Pati, Bajomulyo, mencapai 43,3 ribu ton dengan nilai produksi Rp 689 miliar lebih.
Kemudian produksi tangkapan ikan di Pelabuhan Tasik Agung, kabupaten Rembang tembus di angka 35,3 ribu ton dengan nilai produksi 217 miliar lebih.
Meski demikian, kesejahteraan nelayan di Jateng bisa dikatakan tak sebanding dengan kontribusi membangun perekonomian.
Berbagai permasalahan masih membelenggu para nelayan di Jateng, dari kemiskinan, subsidi BBM yang belum merata, tingkat pendidikan rendah hingga perlindungan bagi nelayan.
Ketimpangan tersebut diakui oleh Salim (43) satu di antara nelayan asal Kabupaten Pati.
Ia berujar, pemerintah kurang serius mengentaskan permasalahan yang dihadapi oleh nelayan.
"Kondisi tersebut bisa dilihat di wilayah pesisir di Jateng ini, kami yang berjuang namun tanpa ada perhatian dari pemerintah. Nasib kami masih terkatung-katung," ucapnya, Minggu (5/5/2024).
| Momen Hari Jadi Boyolali Akan Ada Bagi-bagi Soto Gratis, Simak Waktu Pelaksanaannya |
|
|---|
| Penipuan Berkedok Haji Plus Sasar Lansia, Sri Wijiningsih Akhirnya Gagal Beri Kejutan |
|
|---|
| Periksa Dugaan Investasi Bodong Eks Pegawai Mandiri Taspen, OJK Janjikan Simpanan Lebih Aman |
|
|---|
| Satpol PP Ciduk Pelaku yang Berburu Pasangan Hubungan Seks Sesama Jenis di Taman Sriwedari Solo |
|
|---|
| Orang Tua Calon Siswa Minta Aturan Usia dan Zonasi Dievaluasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Aktivitas-sejumlah-nelayan-di-Pesisir-Utara-Kota-Semarang-saat-sore-hari.jpg)