Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

47 Kelompok Tani di Kudus Terima Bantuan Pompa Air

Sebanyak 47 kelompok tani di Kabupaten Kudus menerima bantuan alat pompa air dari Kementerian Pertanian.

|
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Sebanyak 47 kelompok tani di Kabupaten Kudus menerima bantuan alat pompa air dari Kementerian Pertanian.

Bantuan pompa tersebut diserahkan secara simbolis kepada kelompok tani di Pendopo Kabupaten Kudus oleh Penjabat Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie, Rabu (8/5/2024).

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertanpangan) Kudus Didik Tri Prasetyo mengatakan, 47 unit pompa air tersebut terdiri dari berbagai macam ukuran.

Untuk pompa air ukuran 8 inch terdapat 10 unit, kemudian pompa air ukuran 6 inch terdapat 10 unit, pompa air ukuran 4 inch terdapat 24 unit, dan pompa air ukuran 3 inch terdapat 3 unit.

Penjabat Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie mengatakan, bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian ini merupakan bentuk perhatian kepada Kudus.

Jika dibandingkan dengan daerah lain, luas lahan pertanian di Kudus memang lebih kecil namun bukan berarti pemerintah pusat mengabaikan Kudus.

“Ini berkah buat Pemerintah Kabupaten dengan pemberian bantuan ini bisa meningkatkan produktivitas pertanian di Kudus,” kata Hasan.

Pompa air ini dinilai sangat bermanfaat mengingat saat ini pertanian di Kudus telah memasuki musim tanam kedua.

Setelahnya akan memasuki musim tanam ketiga yang mana saat itu kebutuhan air sangat diperlukan untuk lahan pertanian.

“Alat pompa ini bisa membantu pasokan air untuk para petani,” kata Hasan.

Kemudian untuk pasokan air untuk lahan pertanian saat memasuki musim kemarau, Hasan akan memerintahkan Dispertanpangan untuk menjalin koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai dalam hal jaminan ketersediaan air.

Selain pompa air, kata Hasan, di Kabupaten Kudus sebelumnya telah menerima bantuan dari Kementerian Pertanian berupa alat pemanen padi atau combine harvester dan traktor.

Sementara salah seorang petani dari Kelompok Tani Singorono dari Desa Undaan Kidul Yusrul Hana mengatakan, pompa air yang diterima oleh kelompoknya akan digunakan untuk pengairan lahan pertanian seluas 45 hektare.

Pompa air yang kelompoknya terima kapasitasnya yaitu 8 inch.

“Pompa ini untuk membuang air kalau saat sawah banjir, kemudian untuk mengalirkan air saat kemarau,” kata Hana.

Selama ini kebutuhan pengairan di lahan pertanian kelompoknya memanfaatkan pompa air pinjaman dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus.

Kini kelompoknya telah memiliki pompa air sendiri, untuk pemanfaatannya akan dibahas terlebih dahulu oleh pengurus kelompok tani.

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved