Berita Semarang
Dies Natalis STIKES Semarang ke 26 : Dari Seminar, Bazar hingga Tiktok Video Competition
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Semarang, yang sebelumnya dikenal sebagai Akademi Teknik Elektromedik (ATEM) Semarang, merayakan ulang tahunnya
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Semarang, yang sebelumnya dikenal sebagai Akademi Teknik Elektromedik (ATEM) Semarang, merayakan ulang tahunnya yang ke-26 tahun ini dengan menggelar berbagai acara dalam rangka Dies Natalis. Perayaan ini dimulai sejak tanggal 1 Mei hingga 18 Mei 2024 dengan berbagai kegiatan menarik yang melibatkan seluruh civitas akademika dan masyarakat luas.
Rangkaian acara Dies Natalis STIKES Semarang mencakup berbagai kompetisi dan kegiatan, antara lain Tiktok Video Competition, Turnamen Futsal Antar SMA/SMK, Lomba Volly, Workshop D3 Teknik Elektromedik, Seminar S1 Administrasi Kesehatan, senam, bazaar, serta kegiatan peduli lingkungan.
Setiap kegiatan ini dirancang untuk mempromosikan partisipasi aktif dan kebersamaan, serta menumbuhkan semangat kesehatan dan kepedulian lingkungan di kalangan peserta.
Ketua STIKES Semarang, Patrisius Kusi Olla, ST, MT, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara Dies Natalis ini. "Kami sangat menghargai kerja keras dan dedikasi semua pihak yang telah terlibat, dari awal hingga akhir acara. Partisipasi dan dukungan kalian semua adalah kunci keberhasilan kita bersama," ujarnya.
Widyorini Tri Krisnani, SE, selaku Ketua Yayasan Bina Bangsa, juga turut menyampaikan apresiasinya. "Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu perkembangan STIKES Semarang hingga menjadi seperti sekarang ini. Harapan kami, STIKES Semarang dapat terus maju dan berkembang, serta memberikan manfaat yang besar bagi nusa dan bangsa," katanya.
Dies Natalis STIKES Semarang kali ini tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga ajang untuk mempererat hubungan antar sivitas akademika dan masyarakat, serta menunjukkan komitmen STIKES Semarang dalam memajukan pendidikan kesehatan di Indonesia. Dengan berbagai kegiatan yang digelar, diharapkan STIKES Semarang dapat terus menjadi institusi pendidikan yang unggul dan berkontribusi positif bagi masyarakat luas.
Ada berbagai acara yang dipersiapkan mulai dari Tiktok Video Competition yang dikhususkan untuk kategori peserta Siswa SMA/SMK/MA dan sederajat, kemudian Turnamen Futsal Antar SMA/SMK, Lomba Volly, Workshop D3 Teknik Elektromedik, Seminar S1 Administrasi Kesehatan, Senam, Bazaar hingga kegiatan Peduli Lingkungan.
Tiktok Video Competition diadakan mulai dari tanggal 1 – 15 Mei 2024, peserta wajib membuat video tiktok berdurasi 1-2 menit bertemakan My Future And I.
Ada 2 kategori pemenang pada kompetisi ini yang pertama adalah Kategori Video Tiktok Terpopuler dan Kategori Video Tiktok Terbaik, kedua pemenang masing-masing akan mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp 500.000.
Hal menarik lainnya dari kompetisi ini adalah semua peserta kompetisi berhak mendapatkan Voucher Pendidikan Rp 200.000 untuk pembayaran biaya pendaftaran mahasiswa baru di STIKES Semarang.
Setelah melalui proses seleksi maka terpilihlah Muhammad Agabiel Azhardryansyah Thimur dari SMKN 10 Semarang sebagai pemenang Kategori Video Tiktok Terpopuler dan Muhammad Rizky Arditya dari SMAN 2 Mranggen sebagai pemenang Kategori Video Tiktok Terbaik.
Kemudian pada Turnamen Futsal Antar SMA/SMK tercatat ada 20 tim dari berbagai SMA/SMK yang berpartisipasi. Turnamen Futsal Antar SMA/SMK ini dilaksanakan selama 3 hari, mulai dari tanggal 13 -15 Mei 2024.
Setelah melewati beberapa pertandingan yang sengit, SMK Muh Boja unggul sebagai Juara 1 diikuti oleh SMAN 5 Semarang dan SMK Penerbangan di urutan ke 2 dan ke 3.
Juara 1 dalam turnamen ini berhak mengantongi hadiah uang tunai senilai Rp 1.000.000, sedangkan untuk Juara 2 dan 3 masing-masing mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp 700.000 dan Rp 500.000.
Berbeda dengan Turnamen Futsal, maka Lomba Volly dilaksanakan hanya untuk internal Civitas Akademika STIKES Semarang dan Bartec Group saja.
| Relokasi Warga Terdampak Tanah Gerak Jangli Mengarah ke Rowosari, Pemerintah Cek Kesiapan Lahan |
|
|---|
| Keren! Pelajar SMAN 1 Kota Semarang Ciptakan Obat Diabetes dari Buah Gayam, Siap ke New York |
|
|---|
| Rizky Lihat Asap Hitam Pekat Keluar dari Bus Trans Jateng |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Bus Trans Jateng Terbakar di S Parman Semarang |
|
|---|
| BPBD Jateng Kejar Pemkot Semarang Soal Relokasi Warga Sekip Jangli, Rencana Pindah ke Rowosari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/STIKES-Semarang-dies-nalis-ke-26.jpg)