UIN SAIZU Purwokerto
Kolaborasi Global UIN Saizu dan NSPU Bahas Masa Depan Pendidikan
UIN Saizu dan NSPU Rusia bahas inovasi pendidikan dasar, karakter, dan isu lingkungan dalam forum internasional foresight session.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menunjukkan kiprah internasionalnya dengan berpartisipasi aktif dalam International Foresight Session bertajuk “Primary School: Building the Future Today” yang digelar pada 12 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara UIN Saizu dengan Novosibirsk State Pedagogical University (NSPU), Rusia, yang berlangsung secara hybrid dari Novosibirsk. Forum ini menjadi wadah penting bagi para akademisi UIN Saizu untuk memperluas jaringan global.
Ini sekaligus memperkenalkan gagasan pendidikan berbasis nilai keislaman di tingkat internasional. Partisipasi UIN Saizu dalam forum ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat eksistensi kampus di kancah global, khususnya dalam bidang pendidikan dasar dan keguruan.
Wakil Rektor I UIN Saizu Purwokerto, Prof. Suwito dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara untuk menghadapi tantangan pendidikan di era modern. “Forum ini menjadi momentum penting bagi kami untuk berbagi praktik baik sekaligus belajar dari pengalaman internasional dalam membangun pendidikan dasar yang berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Siti Sarah yang juga bertindak sebagai moderator menekankan bahwa keterlibatan UIN Saizu tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif melalui kontribusi ilmiah para akademisinya. Dalam sesi presentasi, delegasi UIN Saizu menghadirkan sejumlah gagasan inovatif yang berakar pada nilai-nilai lokal dan keislaman.
Prof. Suwito memaparkan konsep “Nyantri as a Methodology”, yakni model pembelajaran yang mengintegrasikan sistem pesantren dan madrasah dalam membentuk karakter siswa sejak usia dini. Pendekatan ini dinilai relevan untuk menjawab tantangan pendidikan modern yang tidak hanya menuntut kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan kepribadian peserta didik.
Selain itu, Wakil Dekan I FTIK UIN Saizu, Prof. Suparjo mengangkat pentingnya integrasi ilmu pengetahuan dan pendidikan agama sebagai strategi menghadapi kompleksitas pendidikan masa kini. UIN Saizu juga menegaskan komitmennya terhadap isu pendidikan berkelanjutan.
Dalam paparannya, Dr. Siti Sarah menyoroti pentingnya pendekatan pembelajaran yang menghubungkan anak dengan alam di tengah krisis lingkungan global. Ia menawarkan kerangka pembelajaran sains kontekstual yang berbasis pada lingkungan sekitar sebagai upaya membangun kesadaran ekologis sejak dini.
Senada dengan itu, Dosen FTIK UIN Saizu, Saefudin A. Syafi’i mempresentasikan hasil riset tentang literasi ekopedagogi di kalangan guru sekolah dasar. Menurutnya, penguatan literasi ini menjadi kunci dalam menciptakan praktik pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan.
Tak hanya berbagi gagasan, keikutsertaan UIN Saizu dalam forum ini juga membuka peluang kolaborasi riset dan pengembangan akademik bersama mitra internasional.
Sekretaris Program Doktor Studi Islam Pascasarjana UIN Saizu, Dr. Novan Ardi Wiyani turut memaparkan konsep pembentukan karakter siswa berbasis total quality management di sekolah dan madrasah.
Kontribusi akademik dari para dosen UIN Saizu ini menunjukkan kesiapan institusi dalam berkompetisi sekaligus berkolaborasi di tingkat global. Forum ini juga membahas penguatan kompetensi guru dan mahasiswa calon pendidik.
Beberapa pemateri dari NSPU, seperti Renata Orlova dan Elena Vladimirovna Kazakova, memaparkan sistem mentoring bagi mahasiswa tahun pertama dalam pendidikan guru sekolah dasar.
Tak hanya dosen, mahasiswa juga turut berpartisipasi dalam forum ini. Presentasi mahasiswa dari NSPU membahas metode pembelajaran aktif dalam pengajaran bahasa Inggris serta pengembangan kepemimpinan melalui organisasi mahasiswa.
Foresight session ini mempertemukan berbagai perspektif dari akademisi internasional, termasuk dari NSPU yang memaparkan model pelatihan guru, sistem mentoring mahasiswa, hingga pengembangan metode pembelajaran aktif.
Sementara Wakil Rektor Bidang Ilmiah dan Hubungan Internasional NSPU, Tatyana A. Romm menekankan pentingnya dialog global dalam menjawab tantangan pendidikan masa depan.
| KPK Gelar Kuliah Umum di UIN Saizu, Dorong Peran Mahasiswa dalam Pemberantasan Korupsi |
|
|---|
| Mahasiswa UIN Saizu Raih Honorable Medal di IFF Competition 2026, Lewat Inovasi Digital Ngapak.id |
|
|---|
| Literasi sebagai Jalan Pulang Generasi Z: Menemukan Diri di Tengah Arus Digital |
|
|---|
| Ajang PESOMA 2026 UIN Saizu Segera Dibuka, 14 Cabang Lomba Siap Jadi Panggung Prestasi Mahasiswa |
|
|---|
| Wakil Rektor III UIN Saizu Dorong Mahasiswa Maksimalkan Program Pendidikan Kebanksentralan BI 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260417_nspu_saizu.jpg)