Muria
LKPP: Syarat Mudah, Masih Banyak Produk UMKM Belum Masuk e-Katalog
Masih banyak produk dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Koperasi yang belum masuk e-Katalog.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Deputi Hukum dan Penyelesaian Sanggah Lembaga Kebijakan dan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Setya Budi Arijanta menyebut masih banyak produk dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Koperasi yang belum masuk e-Katalog. Padahal syarat untuk memasukkan produk ke dalam e-Katalog sangat mudah.
“Syaratnya cuma NIB (Nomor Induk Berusaha) kalau perorangan, e-KTP, terus punya NPWP dan bisa diinput di rumah,” kata Setya saat memberikan materi sosialisasi penguatan implementasi e-Katalog di Hotel Hom Kudus, Senin (20/5/2024).
Setya menjelaskan, e-katalog merupakan solusi pengadaan barang yang cepat. Pasalnya kalau menggunakan skema tender di samping peluang produk dari pelaku usaha mikro kecil dan koperasi akan kalah dengan produk dari pelaku usaha yang lebih besar.
Sementara e-Katalog sendiri ada beberapa macam. E-Katalog nasional, sektor, dan lokal. Produk dari pelaku usaha mikro kecil dan koperasi didorong untuk masuk ke dalam etalase e-Katalog lokal.
“Kalau pakai katalog tidak perlu tender lebih cepat tinggal klik. Cuma banyak sekali pemda yang tadi kayak di Pati jumlah usaha mikro kecil ribuan yang tayang di e-Katalog lokal tidak sampai 300,” katanya.
Padahal, kata dia, syarat untuk menginput produk agar masuk ke dalam e-Katalog sangat simpel. Hanya saja ada beberapa pemerintah daerah yang menambah syarat dengan dalih demi ketelitian dan kevalidan.
“Ini sudah kami bina, mudah-mudahan ini bisa berubah dengan mempermudah,” kata dia.
Sementara Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kudus Doni Tondi Setiaji mengatakan, untuk saat ini sudah ada 33 etalase di e-Katalog lokal Kudus. Dengan begitu, pengadaan barang dan jasa bisa lebih efektif dan akuntabel.
Doni melanjutkan, salah satu kesulitan di Kudus yaitu membangkitkan niat penyedia barang atau jasa untuk memasukkan ke dalam e-Katalog. Pihaknya siap untuk membantu. Bagi pemilik barang atau jasa yang hendak memasukkan produknya ke e-Katalog lokal Kudus bisa meminta bantuan pihaknya dengan datang ke lantai 2 Mal Pelayanan Publik (MPP).
| Kudus Targetkan Bawa Penghargaan 4 Kategori FTBI Jateng, 14 Siswa Terbaik Dipersiapkan |
|
|---|
| Mahasiswa UMK Gelar Mancing di Boks Stirofoam Berisi Ikan Lele dan Nila |
|
|---|
| "Pelan-pelan Kami Bereskan" Menteri PU Bicara Cara Mengatasi Banjir Demak dan Kudus |
|
|---|
| Menaruh Harap dari Para Leluhur, Potret Warga Rahtawu Kudus yang Hidup di Lereng Gunung Muria |
|
|---|
| Ngembal Kulon Kudus Masuk Nominasi 15 Besar Pengembangan Digitalisasi Desa Tingkat Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Sosialisasi-penguatan-e-Katalog-di-Hotel-Hom-Kudus.jpg)