Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Saat Israel Makin Terkucil, Perdamaian di Gaza Bisa Terwujud?

Saat Israel mulai terkucil. Hal ini menyusul semakin banyaknya negara-negara yang mengakui Palestina

Editor: muslimah
Net
PM PM Netanyahu 

TRIBUNJATENG.COM, YERUSALEM - Saat Israel mulai terkucil. Hal ini menyusul semakin banyaknya negara-negara yang mengakui Palestina.

Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Apakah perdamaian akan tercipta?

Baca juga: Indonesia Paling Awal, Terbaru 3 Negara Eropa Barat, Berikut Daftar Negara yang Mengakui Palestina

Sesudah berada di bawah tekanan global atas meningkatnya jumlah korban perang di Gaza, Israel semakin terjerumus ke dalam pengucilan internasional.

Pada Rabu (22/5/2024), tiga negara Eropa memutuskan hubungan dengan Israel dan memutuskan untuk mengakui negara Palestina.

Tindakan tersebut, yang digambarkan oleh juru bicara pemerintah Israel sebagai tindakan yang sembrono, memang tidak akan mempunyai dampak praktis, baik terhadap reruntuhan Gaza maupun Tepi Barat yang diduduki.

Karena diperas oleh Israel, Otoritas Palestina di Tepi Barat yang kekurangan uang berjuang untuk membayar pegawai negerinya sendiri.

Dilansir dari Reuters, Irlandia, Spanyol dan Norwegia mengumumkan pada bahwa mereka akan mengakui negara Palestina pada 28 Mei.

Mereka juga mendesak negara-negara Barat lainnya untuk mengikutinya.

Namun hal ini terjadi setelah adanya masalah yang terus menumpuk.

Mulai dari peringatan AS tidak memberikan senjata jika perang di Gaza terus berlanjut, sanksi terhadap pemukim yang melakukan kekerasan, hingga tuduhan genosida di hadapan Mahkamah Internasional.

Ada pula kemungkinan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dari Pengadilan Pidana Internasional.

Netanyahu telah lama menolak apa yang disebut solusi dua negara.

Perlawanannya telah meningkat sejak ia menjabat sebagai presiden dengan partai-partai nasionalis agama sayap kanan pada akhir tahun 2022.

Pemerintahannya masih sangat curiga terhadap Otoritas Palestina, yang didirikan tiga dekade lalu berdasarkan perjanjian perdamaian sementara Oslo

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved