Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

PSIS Perpanjang Kontrak Gilbert Agius, Manajemen Beri Tugas Anyar

PSIS Semarang resmi memperpanjang kontrak pelatih kepala musim lalu, Gilbert Agius jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2024/2025

|

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang resmi memperpanjang kontrak pelatih kepala musim lalu, Gilbert Agius jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2024/2025.

Sebelumnya, Gilbert Agius telah melalui 1,5 musim bersama PSIS.

Prestasi terbaiknya tentu pada musim 2023/2024.

Gilbert mampu memutus tren PSIS gonta ganti pelatih sebelum musim berakhir.

Hal ini karena Gilbert mampu menjawab tantangan manajemen Mahesa Jenar untuk membawa PSIS bersaing di level atas.

Baca juga: Kembali dari Masa Peminjaman, Ridho Syuhada Gelandang Muda PSIS Target Tambah Jam Terbang

Pelatih asal Malta ini diperpanjang satu musim ke depan dan jabatannya menjadi manager coach, tidak hanya head coach di tim.

Adapun tugas dari manager coach yakni memimpin tim dan menyusun tim sejak awal mulai dari tim pelatih hingga pemain dalam proses perekrutan.

Kemudian saat kompetisi dimulai, Gilbert juga diberi kewenangan sepenuhnya dalam menyusun program tim.

Gilbert juga telah membagi tugas ke tim kepelatihan untuk melakukan scouting dimana tim scouting asing dipimpin langsung oleh Gilbert dan scouting untuk pemain lokal dipimpin Eko Purdjianto dan Muhammad Ridwan.

"Hari ini kami umumkan bahwa PSIS telah memperpanjang kontrak Gilbert Agius selama satu musim ke depan.

Namun tugasnya tambah yakni menjadi manager coach karena kami mengadopsi bagaimana tim kepelatihan yang ada di Eropa," ujar Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi, Rabu (29/5).

"Semoga dengan diperpanjangnya kontrak coach Gilbert dapat membawa PSIS lebih baik karena selama satu setengah musim manajemen menganggap Gilbert mampu membawa PSIS lebih berkarakter dalam bermain," pungkasnya.

Sementara itu, Gilbert Agius dalam kesempatan beberapa waktu lalu mengaku tak mudah menangani PSIS menjalani satu musim kompetisi penuh.

Banyak tantangan yang harus dihadapi Gilbert Agius mulai dari cedera sejumlah pemain, kehilangan striker andalan karena memilih hengkang, PSIS harus menjadi tim musafir, serta isu internal seperti masalah finansial yang sempat beredar.

"Saya sangat bangga jadi pelatih yang bisa menyelesaikan musim dengan penuh. Karena sebelumnya belum ada," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved