Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Pemuka Agama Disekap dan Dianiaya Sekelompok Orang, Polisi: Masalah Utang Piutang

Seorang pria yang dikenal sebagai pemuka agama mengaku jadi korban dugaan penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK).

Istimewa
ILUSTRASI penganiayaan. 

TRIBUNJATENG.COM, MAKASSAR - Di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), seorang pria yang dikenal sebagai pemuka agama mengaku jadi korban dugaan penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK).

Pria tersebut bernama Jabal Nur (57).

Selain dianiaya, korban disebutkan disekap dan dibawa berkeliling dengan mobil lalu barang berharganya juga dibawa kabur para pelaku.

Baca juga: Sebelum Bakar Suami, Polwan Mojokerto Sempat Ancam Bakar 3 Anaknya

Peristiwa yang dialami Jabal Nur itu terjadi di kediamannya di kawasan Jalan Mapala, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulsel, pada Rabu (5/6/2024) sekitar pukul 21.00 Wita.

Kuasa Hukum Jabal, Wawan Nur Rewa mengatakan, berdasarkan keterangan kliennya, pelaku diduga berjumlah lebih dari 10 orang.

"Dari keterangan klien kami, mereka itu berjumlah sekitar puluhan orang, lebih dari 10 orang.

Menggunakan dua unit mobil," kata Wawan kepada awak media saat dikonfirmasi, Minggu (9/6/2024) malam.

Dari informasi, korban juga sempat dibawa oleh para pelaku berkeliling menggunakan mobil.

Setelah itu sertifikat berharga korban pun dibawa kabur.

"Klien kami disekap di dalam rumahnya.

Beberapa dokumen penting seperti sertifikat juga dicuri.

Mereka juga membawa korban mutar-mutar menggunakan mobil terduga pelaku.

Untuk kerugian material, itu diperkirakan puluhan miliar rupiah," ungkapnya.

Upaya perencanaan pembunuhan

Atas kejadian itu, korban didampingi tim kuasa hukumnya telah membuat laporan secara resmi ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved