Jawa Tengah
PHK Hantui Pabrik Tekstil, Apindo Jateng: Terpengaruh Impor Ilegal dan Daya Saing Turun
Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menghantui industri tekstil dan produksi (TPT), tidak terkecuali terjadi di Jawa Tengah.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
Sementara itu, dia menambahkan, dari beberapa perusahaan tutup di Jawa Tengah ia menyebut pabrik tekstil menjadi salah satu yang terdampak.
"Jadi (kasus PHK di industri) garmen, tekstil, kayu, karena kondisi sekarang kaitannya dengan (efek) ketika covid-19," jelasnya.
Terkait dengan perusahaan melakukan PHK, ia meminta agar perusahaan menjadikan alternatif terakhir.
"Kami selalu meminta PHK ini sebagai alternatif terakhir, itu setelah langkah-langkah misalnya pengurangan jam, dirumahkan sebagian, dan seterusnya. Tidak boleh langsung PHK," imbuhnya. (idy)
| Pemprov Jateng Batasi Pengembang Perumahan di Lahan Persawahan |
|
|---|
| Pemprov Jateng: Dari 2440,12 KM Jalan Provinsi yang Rusak Tidak Sampai 50 persen |
|
|---|
| Kritik Galian C Kendal Ramai di Medsos, Benny Karnadi Persilakan Warga Bersuara: Tak Ada Pemanggilan |
|
|---|
| "September Kami Maksimalkan" Janji Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Perbaiki Jalan Randublatung - Cepu |
|
|---|
| Bulog Jateng Serap 237 Ribu Ton Gabah-Beras Petani, Dukung Rekor Nasional 3 Juta Ton |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-kena-phk_20181004_085607.jpg)