Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Gara-gara Gaya Rambut Cepak, Rusli Sopir Angkutan Umum Dibantai KKB Papua Karena Dikira Intelijen

Nasib pilu sopir angkutan umum bernama Rusli (40) menjadi korban pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) karena potongan rambut cepak.

|
Editor: raka f pujangga
agung/tribun timur
Sebuah ambulans stand by di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar untuk menjemput jenazah Rusli (40) korban pembantaian di Kopo Timur, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, Selasa (11/6/2024). 

TRIBUNJATENG.COM - Nasib pilu sopir angkutan umum bernama Rusli (40) menjadi korban pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Paniai, Papua Tengah.

Gara-gara dua hari yang lalu, Rusli potong rambut cepak ala tentara.

Potongan rambut itu membuat para pelaku mengira korban adalah anggota intelijen.

Baca juga: Ini Tampang 2 Pelaku Pembacokan Intel Polri di Makassar, Umurnya Masih 18 Tahun

Setelah kejadian itu korban dimakamkan di kampungnya, Dusun Pabaeng-baeng, Desa Kareloe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (12/6/2024).

Sopir angkutan umum itu tewas ditembak dan dibakar saat melintas menggunakan mobil di ruas jalan poros Kopo Timur, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, Selasa (11/6/2024).

KKB Papua yang membawa senjata laras panjang
KKB Papua yang membawa senjata laras panjang (TNPNB)

"Dikubur di Tempat Pemkaman Manggatte, Desa Kareloe," kata warga Dusun Pabaeng-baeng, Pandi, Rabu.

Sebelum dimakamkan, jenazah Rusli disemayamkan di rumah pribadinya di Kabupaten Gowa, Sulsel.

Selanjutnya diantar ke kampung halamannya di Jeneponto untuk dikebumikan.

Pantauan Tribun, rumah orangtua korban Dusun Pabaeng-baeng dipadati sanak keluarga.

Tampak karangan bunga bernada ucapan bela sungkawa juga terpajang di depan pagar rumah.

Disangka Anggota Intel

Kepala Dusun Pabaeng-baeng, Hendrik, mengatakan motif pembunuhan karena KKB menduga Rusli seorang intel tentara.

Postur Rusli memang tinggi dan berisi layaknya anggota TNI.

Potongan rambutnya juga seperti TNI.

"Sempat video call sama bapaknya, bapaknya bilang bagus sekali cukurmu nak," ungkap Hendrik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved