Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Pastikan Daging Kurban Aman Dikonsumsi, Dispertanpangan Kudus Terjunkan Tim

Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertanpangan) Kabupaten Kudus mengecek kesehatan hewan kurban baik sebelum maupun sesudah dipotong.

|
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertanpangan) Kabupaten Kudus mengecek kesehatan hewan kurban baik sebelum maupun sesudah dipotong.

Pengecekan ini untuk memastikan bahwa hewan kurban setelah dipotong aman dikonsumsi.

Dalam pengecekan ada empat tim dari Dispertanpangan. Masing-masing tim terdapat dokter hewan yang mendampingi. Mereka menyebar ke sejumlah titik pemotongan hewan kurban. Salah satu tim melakukan pengecekan hewan kurban di Masjid Jamiyyatul Hujjaj Kudus (JHK) pada Senin 17 Juni 2024. Di masjid ini terdapat 7 ekor kerbau dan puluhan ekor kambing yang dipotong.

 

Mula-mula tim dokter hewan dari Dispertanpangan melakukan pengecekan hewan sebelum dipotong. Pengecekan ini disebut antemortem atau untuk memastikan kesehatan hewan kurban sebelum dipotong. Setelahnya, dokter hewan melakukan pengecekan postmortem atau pemeriksaan setelah hewan dipotong.

 

“Untuk pemeriksaan antemortem untuk memastikan hewan kurban sudah cukup umur dan benar-benar sehat. Sedangkan pemerikaan postmortem untuk memastikan bahwa daging hewan kurban aman dikonsumsi, misalnya kami periksa karkasnya, kemudian keberadaan cacing hati,” ujar dokter hewan dari Dispertanpangan Kudus, Nurdiana Saraswati.

 

Dari pemeriksaan di hari pertama Iduladha, kata dia, pihaknya belum menemukan kasus hewan kurban tidak layak potong atau daging kurban yang tidak layak konsumsi. Sebab, sebelumnya pihaknya telah rutin melakukan pengecekan kesehatan hewan sejak masih dipelihara peternak sampai di tangan pedagang.

 

“Kalau sampai saat ini dari hasil pengecekan kami kondisinya sehat semua. Sebelumnya kami juga mengecek kondisi kesehatan hewan saat masih di tangan para pedagang,” kata dia.

 

Dalam pengecekan ini untuk memastikan bahwa daging kurban aman untuk dikonsumsi. Dalam praktiknya kalau terdapat hewan kurban yang diketahui terdapat cacing hati setelah dipotong, pihaknya menyarankan untuk dipisahkan organ hati yang terdapat cacing.

 

“Kalau ada cacing hati pada hewan kurban kami sarankan untuk disisihkan organ hatinya agar tidak dikonsumsi,” kata dia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved