Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Ruko di Sekitar Gor Satria Purwokerto Berisi Banyak CPU Komputer, Ternyata Jadi Markas Judi Online

Satreskrim Polresta Banyumas menggerebek 3 lokasi yang diduga menjadi tempat judi online, Rabu (19/6/2024). 

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
Tribun Jateng/ Permata Putra Sejati
Lokasi ruko yang dijadikan game online yang diduga juga sebagai tempat judi online berada di RT 2 RW 2 Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur, digrebek polisi, Rabu (19/6/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Satreskrim Polresta Banyumas menggerebek 3 lokasi yang diduga menjadi tempat judi online, Rabu (19/6/2024). 


Ketiga lokasi tersebut yaitu berada di sekitar lapangan Pelopor Gor Satria, Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur. 


Lokasi kedua di daerah Bobosan, Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara.


Lokasi ketiga di dekat Moro yaitu berada di Jalan Kolonel Sugiono Tipar, Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Timur. 


Dari ketiga lokasi tersebut polisi setidaknya mengamankan puluhan orang termasuk operator dari tempat yang dianggap sebagai lokasi game online. 


Mereka semua saat ini sementara berstatus sebagai saksi dan tengah menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polresta Banyumas.


"Adapun barang bukti yang diamankan seperti monitor, cpu komputer dan beberapa alat lainnya," ujar Kasatreskrim Polresta Banyumas, Kompol Andriansyah Rithas Hasibuan kepada Tribunbanyumas.com. 


Sebelumnya sempat diberitakan dugaan markas judi online yang berada di RT 2 RW 2 Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur, digrebek polisi. 


Tim Inafis Polresta Banyumas memasang garis polisi di sebuah ruko yang berada di sebelah selatan Lapangan Pelopor, dekat Gor Satria Purwokerto


Ruko dua lantai tersebut dipasangi garis polisi berikut sejumlah sepeda motor yang terparkir di depannya. 


Ketua RW 2 RW 2, Achamd Subekti mengatakan warga tidak tahu apabila ruko baru tersebut sudah berdiri sekitar 1 tahunan. 


Namun sudah mulai dikontrakan sejak Februari 2024.  


"Warga taunya ini adalah game online, tapi kondisinya selalu tertutup.


Jadi silent saja dan tidak ada hingar-bingar yang berarti," katanya.


Sementara itu warga lain, yaitu Tri Martono (58) menambahkan memang ruko itu selalu tertutup dan warga tidak tahu pasti apa yang ada di dalam ruko tersebut. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved